Tampak Akur, Ini Alasan Farhat Abbas Mau Membela Ahmad Dhani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Didampingi Ketua MusTi Jusuf Hamka, Ahmad Dhani dan Farhat Abbas sepakat berdamai setelah keduanya sering berseteru di masa lalu. Farhat pun bersedia menjadi kuasa hukum Dhani dalam kasus dugaan penghinaan pada presiden, 20 Desember 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    Didampingi Ketua MusTi Jusuf Hamka, Ahmad Dhani dan Farhat Abbas sepakat berdamai setelah keduanya sering berseteru di masa lalu. Farhat pun bersedia menjadi kuasa hukum Dhani dalam kasus dugaan penghinaan pada presiden, 20 Desember 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta – Musikus Ahmad Dhani selama ini kerap berseteru dengan pengacara Farhat Abbas. Namun, siang tadi, Selasa, 20 Desember 2016, keduanya terlihat bersama saat hadir dalam konferensi pers tentang penobatan Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab sebagai Man of The Year 2016, di Restoran Al-Jazeera, Menteng, Jakarta, Selasa, 20 Desember 2016.

    Dhani dan Farhat rupanya telah bersepakat untuk berdamai. Farhat bahkan kini menjadi salah satu kuasa hukum Dhani dalam kasus dugaan penghinaan presiden. “Yang daftar jadi pengacara saya di bawah (pimpinan) bang Yusril ada Razman, Farhat dan teman-teman dari ACTA,” kata pentolan Dewa 19 itu.

    Baca juga:
    Ahmad Dhani: Tidak Ada Laki-laki Sehebat Rizieq Shihab
    Sempat Kirim Surat Sakit, Dhani Akhirnya Datangi Polda Metro

    Dalam kesempatan itu, Farhat memuji keberanian Dhani mengkritik Presiden Joko Widodo saat berorasi dalam aksi 4 November 2016. Ia pun meminta Dhani tidak kapok mengkritik pemerintah meski kini tengah menghadapi proses hukum akibat orasinya itu. “Saya enggak seberani beliau,” ucapnya.

    Farhat bercerita, saat Dhani dibawa ke Markas Komando Korps Brigade Mobil Polri di Kelapa Dua, Depok, banyak yang bertanya kepadanya, “Apakah senang melihat hal itu?”. Ditanya seperti itu, Abas menjawab tidak. “Saya katakan, saya pernah jadi terdakwa, proses hukum itu tidak semudah yang dibayangkan,” tuturnya. Ia pun mendoakan agar karier Dhani di kancah politik lancar dan bisa menjadi wakil Bupati Bekasi.

    Farhat juga menganggap Dhani sebagai tokoh besar. Alasannya, kepolisian sampai menangkapnya malam hari dengan alasan mencegah terjadinya revolusi. “Saya bangga kepada beliau,” ujarnya.

    Terkait dengan proses hukum yang tengah dijalani Dhani, Ia meminta Presiden Jokowi memaafkannya. “Namanya Presiden punya hak imunitas memberikan grasi kepada siapa saja tanpa harus melewati proses hukum yang berbelit-belit,” tuturnya.

    AHMAD FAIZ

    Baca pula:
    5 Pengurus LUIS Jadi Tersangka Sweeping Restoran di Solo
    Tak Boleh Tanggapi Pendapat Jaksa, Ini Reaksi Pengacara Ahok



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.