Lelawa, Film Laga tentang Kopassus Bakal Lariskah?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit Kopassus melakukan aksi ketangkasan usai upacara HUT ke-64 Kopassus di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta, 16 April 2016. HUT ke-64 Kopassus mengangkat tema kita tingkatkan loyalitas, moralitas dan integritas. ANTARA/Wahyu Putro A

    Prajurit Kopassus melakukan aksi ketangkasan usai upacara HUT ke-64 Kopassus di Lapangan Makopassus, Cijantung, Jakarta, 16 April 2016. HUT ke-64 Kopassus mengangkat tema kita tingkatkan loyalitas, moralitas dan integritas. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Chanex Ridhall Pictures bersama Visinema Pictures mengumumkan rencana pembuatan film action yang berjudul Lelawa di Midtown SCBC, Jakarta, Senin (19/12/2016).

    Pengumuman film baru ini dihadiri oleh Produser, Rosa Rai Djalal, Sutradara Angga Dwimas Sasongko, Penulis skenario Salman Aristo dan ketiga aktor utama yaitu Chicco Jericho, Lukman Sardi dan Arifin Putra.

    Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) meneriakan yel-yel seusai mendegarkan arahan dari Presiden Joko Widodo, di Mako Cijantung, Jakarta, Kamis (10/11). - Antara/Yudhi Mahatma

    Film yang akan rilis akhir 2017 ini bercerita tentang sekelompok pasukan khusus Indonesia dalam misi penyelamatan pembajakan pesawat oleh kelompok teroris. Terhimpit oleh kompleksitas diplomasi antardua negara, pasukan khusus Indonesia harus menjalankan operasi gelap bernama Operasi Lelawa.

    Produser film Lelawa, Rosa Rai Djalaj, menuturkan bahwa kecintaan terhadap special force membuat dirinya menginisiasi film ini. Menurutnya, genre action belum banyak dibuat di Indonesia, apalagi tentang pasukan khusus. Besar keyakinan Rosa jika Indonesia juga bisa membuat film aksi yang baik dan tidak kalah dengan negara di Asia lainnya.

    “Film ini akan menjadi project terbesar kami, dibuat oleh sutradara dan produser yang memang menyenangi film action,” jelas Rosa.

    Proses pemilihan sutradara menurut Rosa, soul yang selalu ada dalam film garapan angga memang berbeda dan menarik perhatiannya. Setelah bertemu empat sutradara sebelumnya, akhirnya Rosa memilih Angga.

    “Angga sutradara yang sudah meraih banyak penghargaan, juga menjadi tantangan angga sebagai sutradara handal juga dalam film action,” jelas Rosa.

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.