Kisah Orang Indonesia di Manchester City Akan Difilmkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Diego Costa (kanan), berebut bola dengan pemain Man City, Fernandinho dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 3 Desember 2016. City terpaksa takluk di kandang sendiri. REUTERS/Phil Noble

    Pemain Chelsea, Diego Costa (kanan), berebut bola dengan pemain Man City, Fernandinho dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, 3 Desember 2016. City terpaksa takluk di kandang sendiri. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Buku 'Pemburu di Manchester Biru' karya Hanif Thamrin diangkat dalam  film oleh rumah produksi Oreima Films. Buku yang berkisah tentang perjuangan Hanif menjadi satu-satunya orang Indonesia yang bekerja di Manchester City ini, rencananya siap tayang pada Agustus 2017.

    Film ini dikerjakan oleh produser Reza Hidayat, sutradara Rako Prijanto, dan penulis skenario Joko Anwar. "Saat ini sedang proses mengumpulkan pemeran filmnya. Nama pemeran Hanif tetap akan dirahasiakan sampai hari penayangan. Bahkan, dalam trailernya nanti hanya terlihat punggungnya," tutur penulis Hanif Thamrin saat diskusi bukunya.

    Buku 'Pemburu di Manchester Biru' berkisah tentang Hanif Thamrin memutuskan kembali ke London dan bertekad akan bekerja apa pun agar bisa kuliah dan menjadi jurnalis di salah satu kota termahal di dunia ini.

    Berbagai pekerjaan ia lakukan, seperti menjadi tukang cuci mobil, kuli angkut, door to door sales, pelayan restoran, dan kasir. Puluhan surat lamaran ia kirimkan dan puluhan surat kembali dengan berita penolakan.

    Hingga akhirnya, ia mendapat kesempatan magang di BBC. Kesempatan ini membuka kesempatan yang lain. Saat Hanif mulai mantap di BBC, datanglah kesempatan menjadi jurnalis di Manchester City Football Club. Dengan berat hati, Hanif pun meninggalkan London dan pindah ke Manchester.

    'Pemburu di Manchester Biru' berkisah tentang seseorang yang memperjuangkan kesempatan keduanya. Juga tentang suka duka menjadi profesional di klub sepakbola ternama di dunia. 

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.