Festival Film Kolombia Digelar di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga mengenakan pakaian tradisional, saat mengikuti festival Vallenato kee 42 di Valledupar, Kolombia (29/4). Festival tersebut berlangsung selama lima hari. Foto: AP/William Fernando Martinez

    Sejumlah warga mengenakan pakaian tradisional, saat mengikuti festival Vallenato kee 42 di Valledupar, Kolombia (29/4). Festival tersebut berlangsung selama lima hari. Foto: AP/William Fernando Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Kolombia di Indonesia menggelar Festival Film Kolombia 2016 di Jakarta pada Desember dengan menyajikan lima film dan dokumenter Kolombia.

    Festival Film Kolombia 2016 tersebut akan berlangsung selama tiga hari dari 2-4 Desember di bioskop CGV Blitz di Grand Indonesia, Jakarta. "Adalah suatu kehormatan bagi kami untuk mengggelar Festival Film Kolombia ini. Ini adalah yang pertama kalinya kami gelar di Jakarta," kata Duta Besar Kolombia untuk Indonesia Jose Renato Salazar dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 24 November 2016.

    Dengan tujuan mempromosikan kebudayaan Kolombia, lima film yang menangkap keajaiban, tradisi, dan sejarah Kolombia dipilih untuk diputar pada festival tersebut.

    "Kolombia adalah negara dengan kekayaan alam dan masyarakat yang kompleks dan kami menjadi salah satu pusat budaya di dunia. Festival ini ingin menunjukkan produksi visual dari Kolombia," kata Duta Besar Salazar.

    Festival tersebut akan dibuka pada 2 Desember dengan pemutaran film "The Embrace of the Serpent", film pemenang berbagai penghargaan yang bercerita tentang persahabatan dan petualangan dua ilmuwan dan orang-orang Amazon di hutan Amazon di Kolombia.

    Film tersebut--disutradarai oleh sineas Kolombia Ciro Guerra--telah memenangi penghargaan bergengsi seperti Art Cinema Award di Festival Film Cannes 2015 dan dinominasikan dalam Academy Award ke-88 untuk kategori film berbahasa asing terbaik 2016.

    Pada hari kedua festival, suatu film dokumenter tentang keanekaragaman hayati dan alam Kolombia berjudul "Colombia Magia Salvaje" akan diputar pukul 16:00 diikuti oleh "Los Viajes del Viento (The Wind Journey)", suatu film drama yang menceritakan perjalanan pemusik vallenato Ignacio Carrillo yang diikuti oleh seorang anak muda yang ingin belajar musik dengannya, pada pukul 19:00.

    Dua film terakhir yang akan diputar adalah "Del Amor y Otros Demonios (Of Love and Other Demons)", suatu film yang dibuat berdasarkan novel karya penulis populer asal Kolombia, Gabriel Garcia Marquez, pada pukul 16:00 dan suatu film biografi tentang sang novelis berjudul "Gabo: La Creacion de Gabriel Garcia Marquez (Gabo: The Creation of Gabriel Garcia Marquez)" pada pukul 19:00.

    Tiket untuk menyaksikan lima film tersebut gratis dan bisa didapatkan dengan memesan lewat e-mail ke kolombiafestivalfilm@gmail.com.

    Info lebih lanjut terkait Festival Film Kolombia 2016 bisa diakses di akun Facebook Kedutaan Besar Kolombia - Embajada de Colombia en Indonesia.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?