Sibuk, Mona Ratuliu Pantau Nutrisi Anak Lewat Gadget

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Mona Ratuliu di tengah-tengah antrian menerima ajakan penonton lainnya untuk selfie jelang open gate konser Revival Tour Selena di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, 23 Juli 2016. TEMPO/Nurdiansah

    Selebriti Mona Ratuliu di tengah-tengah antrian menerima ajakan penonton lainnya untuk selfie jelang open gate konser Revival Tour Selena di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, 23 Juli 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai seorang figur publik, Mona Ratuliu mengaku sedikit kesulitan ketika memantau asupan makanan yang dikonsumsi anak. Namun, ia merasa terbantu karena saat ini ada gadget yang bisa membantunya memantau hal tersebut.

    "Jujur, mengukur nutrisi itu susah, kalau dengan bantuan alat jadi kelihatan banget," kata Mona saat ditemui usai acara Milo Champ Squad di Carefour Lenbak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat, 18 November 2016.

    Sebelumnya, Mona mengatakan tidak begitu memperhatikan makanan apa yang sudah masuk ke dalam tubuh anak-anaknya. "Awalnya, yang penting makan, yang penting ada aja," lanjut wanita yang mulai dikenal memalui perannya di sinetron Pelangi Dimatamu ini.

    Setelah ia menggunakan aplikasi ini, ia mengaku mendapatkan ilmu baru. "Bukan cuma jumlahnya saja yang harus diperhatikan tapi juga variasinya," tambah dia.

    Tak hanya ia dan sang suami, Mona juga senang karena putranya, Barata Rahadian Nezar

    atau biasa disapa Raka (7 tahun) akhirnya mau belajar pentingnya memvariasikan makanan setiap harinya terutama memperbanyak sayur dan buah.

    "Sebetulnya dari orang tua dan sekolah juga sudah diajarkan, tapi saat dia lihat manfaatnya saat baca di gadget-nya, dia mulai connect," katanya.

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.