Begini Kisah Band The Winner Ganti Nama Jadi Omega  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Posan Tobing personil The Winner Band by Twitter

    Posan Tobing personil The Winner Band by Twitter

    TEMPO.CO, Jakarta – Setelah bertahun-tahun berkarya, grup band beraliran rock, The Winner, berganti nama menjadi Omega. Tak hanya berganti nama, band yang dimotori oleh Posan Tobing ini juga memperkenalkan formasi terbarunya.

    “Kami pengen menampilkan semua yang serba baru. Hadir dengan personel baru, lagu baru, juga musik yang lebih fresh lagi,” ujar Posan saat konferensi pers pekan lalu di Hard Rock Café SCBD, Jakarta Pusat, pekan lalu.

    Mantan penabuh drum grup band Kotak ini mengatakan tiga personel baru Omega ini bukanlah orang baru baginya. “Leon (gitaris) sudah kenal lama. Kami dulu sempat main bareng. Sebelumnya kami sibuk dengan band masing-masing,” katanya.

    Dia juga menyebut Ace, sang pembetot bas, sebagai teman lama yang akhirnya bisa ikut bergabung dengan Omega. “Pokoknya mereka berdua ini udah saya kenal sejak zaman putih-abu-abu,” kata Posan.

    Sementara itu, Pratami Marja, atau yang akrab disapa Yaya (vokalis), merupakan finalis salah satu ajang pencarian bakat. “Saya dikasih lihat temen waktu itu, sayang waktu itu belum berjodoh,” tuturnya.

    Untuk memperkenalkan formasi barunya, Omega mengeluarkan single berjudul Cinta Kamu. “Itu single terakhir kami saat masih bernama The Winner,” katanya. Sementara itu, single terbaru yang baru mereka rilis adalah Cinta Pertama.

    Pria bernama lengkap Haposan Hartanto Tobing ini mengatakan band ini masih mengusung musik rock yang lebih segar. “Musik lebih fresh, tapi benang merahnya masih sama,” ujarnya.

    Posan berharap Omega bisa menjadi salah satu grup musik yang mewarnai blantika musik Indonesia. “Dengan nama Omega ini, semoga musik kita semakin dikenal, makin jaya, dan makin besar lagi,” kata Posan.

    DINI TEJA



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.