Apa Rasanya Kalong Goreng? Tanyakan kepada Indra Herlambang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Agung Pambudhy

    Tempo/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Indra Herlambang mengakui dia omnivora sejati. Apa pun yang layak dicoba dimakan. Jika berkunjung ke luar kota atau ke luar negeri misalnya, Indra selalu membuat daftar rumah makan khas daerah setempat yang layak dikunjungi.

    Belasan tahun berkarier di dunia seni sekaligus mengunjungi banyak provinsi di Tanah Air, adakah menu unik yang pernah dijajal Indra Herlambang? Ada. Dua tahun lalu, ia ke Yogyakarta tapi bukan untuk mencicipi gudeg semata.

    “Saya pernah makan kelelawar goreng. Saya ditantang makan daging kelelawar oleh teman. Saya jawab tantangan itu. Katanya, daging kelelawar untuk menambah stamina. Juga cocok untuk menangkal penyakit kulit dan pernapasan," ujar Indra.

    Indra mengaku makan daging kelelawar alias kalong di Pasar Bringharjo. "Buat saya, rasanya enggak enak dan maaf agak amis. Mungkin faktor cara pengolahannya,” kata Indra mengungkapkan dalam wawancara Empat Mata di Jakarta Selatan, pekan ini.

    Indra, yang baru selesai memandu talk show Magnum Tiramisu Affogato, Kolaborasi Varian Terbaru Magnum dengan Maxx Coffee, mengatakan ada harga yang harus dibayar dari kebiasaan makan enak setiap hari. Yakni, olahraga setiap hari.

    “Itulah sebabnya saya olahraga setiap hari agar bisa makan enak setiap hari. Saya berusaha menikmati apa yang ingin saya nikmati. Hidup harus dinikmati, karenanya saya olahraga tiap hari. Lari sehari 60 menit cukup," ucapnya.

    Menurut dia, tak ada alasan tidak punya waktu. "Olahraga hanya butuh lantai untuk pijakan. Sesederhana itu. Anda bisa olahraga mengandalkan berat badan sendiri. Push up seratus kali sebelum mandi itu wajib agar badan lebih enteng saat beraktivitas sepanjang hari."

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.