Ganjar pun Deg-degan Harus Baca Puisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hari ini hadir sebagai bintang tamu dalam acara yang diselenggarakan Tempo dan Bank Indonesia bertajuk “Boeng, Ajo Boeng”. Ganjar didapuk membacakan puisi dalam acara yang digelar untuk memperingati Hari Pahlawan di Museum Bank Indonesia, Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis, 10 November 2016.

    "Deg-degan, itulah perasaanku sekarang. Ada Pak Menteri, Gubernur BI, ada para artis," ujar Ganjar Pranowo sebelum ia mengawali pembacaan puisi.

    Ucapan Ganjar itu disambut tawa oleh para tamu undangan yang hadir. Menurut Ganjar, sudah lama dirinya tidak membaca puisi. Pertama kali ia diminta spontan membaca puisi dalam acara perayaan ulang tahunnya di kampung halamannya. "Saya pernah ulang tahun di sebuah desa, tiba-tiba saya naik panggung diminta baca puisi," kata Ganjar.

    Setelah berintermezo, Ganjar mulai membaca bait demi bait puisi karya penyair Asrul Sani berjudul Elegi Jakarta.

    "Ada tapal batas terakhir sampai ke Jogja
    Bimbang telah datang pada nyala
    Langit telah tergantung suram
    Kata-kata berantukkan pada arti setia.
    Bimbang telah datang pada nyala," ucap Ganjar yang terdengar telah mahir membacakan puisi.

    Setelah membacakan puisinya, para penonton melontarkan tepuk tangan meriah.

    Sayangnya, Ganjar tidak dapat berlama-lama hadir dalam acara pembacaan puisi yang digelar untuk mengenang perjuangan para pahlawan itu. Ganjar harus kembali ke Purwokerto, Jawa Tengah. Karena itulah ia menjadi orang pertama yang membacakan puisi.

    DESTRIANITA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.