Hillary Clinton Kalah, Miley Cyrus Menangis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Miley Cyrus, saat menghadiri premiere Netflix's

    Penyanyi Miley Cyrus, saat menghadiri premiere Netflix's "A Very Murray Christmas" di Paris theater, New York, 3 Desember 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Los Angeles - Miley Cyrus adalah salah satu pendukung setia Hillary Clinton. Miley Cyrus ikut merasa sedih ketika Hillary gagal menjadi Presiden Amerika Serikat.

    Cyrus mencurahkan kesedihannya dalam sebuah video yang diunggah pada Rabu, 9 November 2016. "Saya masih berpikir bahwa dia pantas menjadi presiden perempuan pertama dalam hidupnya dan itu yang membuat saya sangat sedih," ujar Cyrus.

    Cyrus kemudian mulai mengenang perjuangan Hillary untuk bisa menjadi Presiden Amerika Serikat. Cyrus bahkan tidak kuasa menahan tangisnya ketika menceritakan hal ini.

    "Saya hanya berharap dia memiliki kesempatan itu karena dia sudah berjuang sejak dulu dan karena saya percaya dengan pernyataannya bahwa ia mencintai negara ini. Ini adalah semua hal yang pernah dia lakukan. Dia memberikan hidupnya untuk membuat itu menjadi lebih baik," ujar Cyrus sambil terisak.

    Meski sedih dan kecewa, Cyrus berusaha untuk tetap menerima Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

    "Donald Trump, saya menerimamu. Ini menyakitkan untuk dikatakan, tapi saya bahkan menerimamu sebagai Presiden Amerika Serikat. Itu tidak apa-apa karena saya berpikir bahwa sekarang saya ingin menjadi hippie yang penuh harapan," ujar Cyrus. Mantan bintang Disney ini juga berpesan agar masyarakat Amerika Serikat bisa saling menghargai satu sama lain setelah pemilu ini.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.