Konser Tunggal, Musik Kla Project Melebur dalam Musik Etnik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel grup musik Kla Project bersama Audrey Calcia (tengah) memberikan keterangan Pers di Hotel Aryaduta Makassar, 12 November 2015. TEMPO/Asrul Firga Utama

    Personel grup musik Kla Project bersama Audrey Calcia (tengah) memberikan keterangan Pers di Hotel Aryaduta Makassar, 12 November 2015. TEMPO/Asrul Firga Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Band legendaris Kla Project sedang mempersiapkan konser tunggal bertajuk “Passion, Love, and Culture” pada 15 Desember 2016. KLa Project menyelami beragam alat musik tradisional. Karena pada gelaran kali ini, KLa memang akan meleburkan musik-musik hit mereka dalam lantunan musik etnik. 

    “Ini kali pertamanya kami membawakan lagu kami dalam musik etnik. Jadi kami juga bereksplorasi lagi, belajar lagi, ternyata musik Indonesia itu sangat kaya. Alat musiknya juga kaya,” ungkap Adi Adrian, pianis KLa Project. 

    Jadi selain mengukuhkan 28 tahun berkarya di industri musik Indonesia, konser KLa Project kali ini juga sekaligus mengedepankan dan mempromosikan kembali warna musik tradisional Indonesia yang kaya. Anda akan mendengar langsung keunikan alat-alat musik tradisional ini dalam lagu-lagu legendaris KLa Project. 

    Lilo sang gitaris bercerita, kala ikut mendalami prosesnya, ia sampai tertarik untuk membeli alat musik gamelan. Ia tak menyangka kalau harganya sangatlah mahal, bahkan mencapai ratusan juta. “Saya bilang waktu itu, ‘saya mau beli nih, satu set gamelan. Ini bujetnya 30 juta.’ Tahu enggak, saya langsung ditertawakan. Kata orangnya, ‘Pak, ini ongkosnya saja 300 juta.’ Wah saya kaget juga,” cerita Lilo.

    Lilo baru mengetahui, ternyata membuat satu set gamelan itu tidak murah. “Jadi 1 set gamelan itu kalau sudah dihitung semuanya, dijual bisa mencapai 500 hingga 600 juta. Bayangkan. Waktu itu saya jadi agak malu juga. Baru tahu, main kasih harga 30 juta. Jadi seharusnya kita harus bisa lebih menghargai musik tradisional,” bilang Lilo. 

    Konser “Passion, Love, and Culture” yang akan digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki ini, digambarkan Adi, Lilo, dan Kataon Bagaskara, memang akan dipenuhi dengan puluhan alat musik tradisional, yang mungkin diantaranya belum pernah Anda temui atau dengar. Saksikan kemegahannya, 15 Desember 2016.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.