"Fantastic Beasts 2" berlatar Paris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manhattan merupakan salah satu pulau terpadat penduduknya di dunia yang terletak di New York, Amerika Serikat. Populasi penduduknya sekitar 1,58 juta jiwa atau dihuni oleh 26.924 jiwa penduduk per kilometer persegi, lebih padat daripada kota-kota besar di Amerika Serikat. Pulau seluas hampir 60 km mil persegi ini dihuni sekitar 1.626.000 orang atau setara dengan 271.000 orang per km persegi. dailymail.co.uk

    Manhattan merupakan salah satu pulau terpadat penduduknya di dunia yang terletak di New York, Amerika Serikat. Populasi penduduknya sekitar 1,58 juta jiwa atau dihuni oleh 26.924 jiwa penduduk per kilometer persegi, lebih padat daripada kota-kota besar di Amerika Serikat. Pulau seluas hampir 60 km mil persegi ini dihuni sekitar 1.626.000 orang atau setara dengan 271.000 orang per km persegi. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagian pertama film "Fantastic Beasts and Where to Find Them" akan segera diluncurkan bulan ini, berisi petualangan Newt Scamander di New York pada tahun 1920an.

    Ternyata New York tidak akan menjadi satu-satunya latar pada lima cerita yang direncanakan, Scamander, yang diperankan Eddie Redmayne. Pada film kedua, Scamander akan melanjutkan petualangan ke Paris.

    "Cukup ambisius. (Perancang produksi Stuart Craig) tidak kenal lelah, tetapi ketika dia lihat naskah 'Beasts 2', dia bilang 'tunggu sebentar'," kata sutradara David yates, dikurip dari laman The Independent.

    JK Rowling memastikan "Fantastic Beasts" akan dibuat dalam lima film, yang sebelumnya hanya direncanakan berupa trilogi.

    Meskipun tidak ada Harry Potter, kisah tersebut akan mengulas bagaimana hubungan Albus Dumbledore dengan seorang temannya Gellert Grindelwald.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.