Hari Sumpah Pemuda, Medan Gelar Jong Bataks Art Festival

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta mengenakan topeng, bergabung dengan fashion show perkotaan dalam parade budaya di Kota Medan, Sumatera Utara, 12 September 2014. AP/Binsar Bakkara

    Peserta mengenakan topeng, bergabung dengan fashion show perkotaan dalam parade budaya di Kota Medan, Sumatera Utara, 12 September 2014. AP/Binsar Bakkara

    TEMPO.CO, Medan - Ribuan pemuda dari berbagai daerah di Sumatera Utara memperingati Hari Sumpah Pemuda  di Lapangan Adam Malik Pematang Siantar, Jumat, 28 Oktober 2016.

    Peringatan Sumpah Pemuda di Pematang Siantar diisi acara konser alat musik seruling yang melibatkan 3.000 pelajar dipimpin Martogi Sitohang menampilkan lagu-lagu khas Sumatera Utara.

    Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi yang memimpin upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke -88 tahun menyerahkan penghargaan kepada enam pemuda pelopor Tingkat Pemuda Sumatera Utara Tahun 2016.

    Adapun di Taman Budaya Sumatera Utara di Medan, ribuan pemuda merayakan Hari Sumpah Pemuda lewat acara Jong Bataks Arts Festival ke-3. Festival seni ini didukung Badan Ekonomi Kreatif.

    Direktur  Jong Bataks Arts Festival  Ojax Manalu mengatakan, festival seni di Jong Bataks Arts Festival ke-3 mengambil tema 'topeng'. "Tema topeng kami tentukan karena saat ini banyak kamuflase sosial yang bertopengkan kebenaran. Kami ingin semangat pemuda kembali kepada jatidiri bangsa," kata Manalu kepada Tempo, Jumat, 28 Oktober 2016.

    Lewat acara Jong Bataks Arts Festival, kata Manalu, pertunjukan seni dan budaya dirangkai peringatan Hari Sumpah Pemuda semakin merekatkan Indonesia. "Karena Sumpah Pemuda adalah benih dari berdirinya Indonesia," kata Manalu.

    Tanpa pernyataan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa kala itu, kata Manalu, tidak akan pernah terbentuk Indonesia. Karena itu, Sumpah Pemuda patut dirayakan dengan meriah termasuk dengan seni. "Dan seni dari tanah Batak sengaja kami tampilkan untuk mengingat kontribusi Jong Batak saat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928," katanya.

    Sejak dimulai  Selasa lalu, ujar Manalu, pengunjung festival ini telah mencapai 7.500 orang. "Puncaknya malam ini (Jumat malam)  pukul 19.00 WIB  diadakan pemutaran film dan konser musik etnik serta peringatan Sumpah Pemuda," kata Manalu.

    Salah satu pengunjung Jong Bataks Arts Festival  Winny Nainggolan mengaku terpukau. Menurutnya ada nuansa berbeda merayakan Sumpah Pemuda lewat acara festival seni. "Merayakan Sumpah Pemuda dengan festival seni sesuatu yang berbeda dan unik," kata Winny.

    SAHAT SIMATUPANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.