Arieska Sabet Gelar Juara di Miss Grand International 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyematan mahkota pada Ariska Putri dari Indonesia sebagai pemenang Miss Grand International 2016. instagram.com

    Penyematan mahkota pada Ariska Putri dari Indonesia sebagai pemenang Miss Grand International 2016. instagram.com

    TEMPO.COJakarta - Arieska Putri Pertiwi, 21 tahun, menjadi perempuan pertama Indonesia yang berhasil meraih gelar Miss Grand International 2016 saat penjurian di West Gate Las Vegas Resort & Casino, Amerika Serikat, pada Selasa, 25 Oktober 2016.

    "Saya bahagia dan bangga karena mampu memenangi salah satu lomba kecantikan dunia," kata Arieska, seperti dikutip dari CNN, Kamis, 27 Oktober 2016. Dia mengatakan penghargaan ini mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional. Arieska sebelumnya adalah runner-up ketiga Putri Indonesia.

    Arieska juga meraih gelar Best National Costume dalam kontes itu. Kostum nasional bertema “Royal Sigokh” dari Lampung dipilih sebagai busana terbaik dalam acara tersebut. Tahun sebelumnya, Indonesia hanya meraih peringkat 10 besar dalam pergelaran itu.

    Arieska menceritakan perjuangannya melawan 76 kontestan lain dari berbagai negara. Dia merasa terharu atas penghargaan itu. Sedangkan perwakilan dari Filipina meraih penghargaan runner-up pertama. Disusul dari Thailand, yang menjadi runner-up kedua.

    Sebelum meraih gelar ini, Arieska mengaku terbiasa dengan berbagai kontes kecantikan sejak usia 14 tahun. Ia juga pernah meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional. Dari Citra Putri Indonesia 2009, Putri Tenun 2009, dan Gadis Sampul 2009.

    Kemudian pada 2014, Arieska ikut kontes Miss Indonesia tingkat Sumatera Utara. Saat itu ia meraih runner-up. Tak lama kemudian, ia kembali mengikuti kontes Miss Indonesia tingkat nasional mewakili Sumatera Utara dan meraih penghargaan runner-up ketiga.

    Arieska lahir di Lhokseumawe, 21 tahun silam. Ia saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Ia berkeinginan menjadi dokter untuk menolong banyak orang.

    Yang menarik darinya, Arieska ternyata takut pada alat suntik. Dia takut saat akan disuntik, tapi tidak ketika menyuntik pasien. "Saya takut kalau disuntik, tapi berani saat aku menyuntik pasien," ujarnya, seperti dikutip dari Rappler.

    Ia dididik dari keluarga militer. Arieska mengaku hal itulah yang melatihnya menjadi pribadi yang disiplin. Meski demikian, ternyata Arieska mengaku menyukai serial kartun Spongebob. Dia juga menyukai anak-anak dan berencana membangun yayasan untuk pendidikan anak.

    CNN | THE INDIAN EXPRESS | RAPPLER | AVIT HIDAYAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.