Film Acha 'Midnight Show' Tayang di 2 Festival Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acha Septriasa setelah meraih gelar sebagai pemeran wanita terbaik versi Festival Film Indonesia (FFI) 2012, kini Acha menjadi aktris film Indonesia termahal, honornya diperkirakan berkisar antara Rp 250-280 Juta per film. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    Acha Septriasa setelah meraih gelar sebagai pemeran wanita terbaik versi Festival Film Indonesia (FFI) 2012, kini Acha menjadi aktris film Indonesia termahal, honornya diperkirakan berkisar antara Rp 250-280 Juta per film. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Film thriller “Midnight Show” tayang di dua festival internasional, yakni di Puerto Rico Horror Film Festival pada  20-26 Oktober 2016 dan Tokyo Scream Queen Festival mulai 22-28 Oktober 2016.

    Film yang dibintangi oleh Acha Septriasa, Ganindra Bimo, Ratu Felisha dan Gandhi Fernando ini diproduksi oleh Renee Pictures dan disutradarai oleh Ginanti Rona.

    Gandi Fernando selaku produser mengungkapkan rasa bangga bisa mengikuti dua festival film internasional tersebut.

    “Suatu kehormatan Midnight Show masih dapat ditayangkan di beberapa festival film dunia. Umur film  bukan hanya untuk di bioskop saja. Meskipun sulit untuk ditayangkan di tv nasional. Tapi film ini umurnya panjang di festival-festival. Peminat thriller-slasher besar sekali secara internasional,”  ucap Gandhi yang berperan sebagai Juna dalam keterangan pers, Selasa, 25 Oktober 2016.

    Film "Midnight Show" sudah ditayangkan di bioskop pada Januari 2015.

    Usahanya mengenalkan filmnya lebih luas tidak hanya berhenti di sini. Dalam waktu dekat, film ini akan hadir juga di festival film di negeri paman Sam.

    "Setelah dua festival ini, rencananya Midnight Show akan ke Winter Film Awards di New York. Karena Tuyul Part 1 menang film horor terbaik awal tahun ini. Maka dari itu produksi Renee diundang lagi untuk berpartisipasi,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, aktor yang mengambil jurusan akting dan filmmaking di Amerika ini menegaskan pentingnya sebuah festival untuk kemajuan perfilman Tanah Air. “Festival itu penting sekali untuk kemajuan perfilman Indonesia ke depannya. Selain bisa membantu memberi expose film Indonesia di negara luar, juga memberi expose pariwisata di Indonesia. Lewat genre apa pun itu,  meskipun horor dan thriller.”

    Tokyo Scream Queen Film Festival adalah festival film di Jepang yang fokus pada genre horor, thriller dan fantasy dan terutama untuk film yang disutradarai oleh perempuan. Sedangkan Puerto Rico Horror Film Festival adalah festival film terbesar di Amerika Latin yang dikhususkan untuk genre horor, thriller, fantasy dan sci-fi.

    "Midnight Show" berkisah tentang bioskop Podium yang tengah dilanda kebangkrutan dan mencoba bangkit dengan memutar sebuah film kontroversial yang sempat ditarik dari peredaran berjudul “Bocah”. 

    Di malam disertai hujan deras, Naya, beserta tiga pegawai lainnya harus memutarkan film tentang Bagas, seorang anak yang membantai keluarganya sendiri 15 tahun silam.

    Di tengah pemutaran tersebut, seorang penonton terbunuh. Kemudian, pembunuh tersebut mengurung, serta membantai  karyawan dan penonton yang selamat di dalam bioskop.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.