Peretas Akun Twitter Farah Quinn Berada di Hungaria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koki Farah Quinn saat ditemui dalam Konferensi Pers BNI Indonesian Masters di JS Luwansa Hotel Kuningan, Jakarta Pusat, 4 Oktober 2016. TEMPO/Dini Teja

    Koki Farah Quinn saat ditemui dalam Konferensi Pers BNI Indonesian Masters di JS Luwansa Hotel Kuningan, Jakarta Pusat, 4 Oktober 2016. TEMPO/Dini Teja

    TEMPO.COJakarta - Selebritas Farah Quinn sempat kebingungan saat tak bisa mengakses akun Twitter pribadinya. Belakangan chef cantik itu baru tahu jika akunnya sudah diretas.

    Tak tinggal diam, Farah Quinn mengadukan kejadian ini kepada pihak berwajib. Dari situlah dia mengetahui bahwa pelaku peretasan akun media sosialnya berada di luar negeri.

    “Pas kita trace pelakunya berada di Hungaria. Saya ada tim di Eropa yang mengusahakan untuk terus report kasus ini,” ujar Farah Quinn ketika ditemui di kediamannya, kawasan Bangka, Jakarta Selatan, akhir pekan kemarin.

    Baca Pula

    Apakah Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terpecahkan?

    Hewan Aneh: Punya 4 Penis, 200 Kelenjar Racun, 414 Kaki

    Farah selama ini menggunakan Twitter tidak hanya untuk eksis, tapi juga untuk keperluan pekerjaan. Jadi, saat akun pribadinya dibajak, dia merasa sangat dirugikan.

    Kendati demikian, dia cukup bersyukur karena si peretas tidak menggunakan akunnya untuk melakukan tindak kejahatan atau mengunggah konten porno.

    "Kalau konten tidak senonoh sih enggak. Dia fokus promo musik dia yang jelek, yang enggak benar. Karena banyak sekali pekerjaan saya melihat dari akun media sosial," katanya.

    Farah Quinn berharap pihak berwajib bisa segera mengungkap kasus ini dan menyeret pelaku ke penjara.

    TABLOID BINTANG.COM

    Simak pula
    Yuni Shara dan Chico Hakim Putus, Ini Masalahnya
    Peretas Akun Twitter Farah Quinn Berada di Hungaria


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.