Alasan Tara Basro Muak Sering Dibilang Selera Bule

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Tara Basro ditemui usai menghadiri konfrensi pers jelang penayangan film Ini Kisah Tiga Dara di kawasan Senayan, Jakarta, 29 Maret 2016. TEMPO/Nurdiansah

    Selebriti Tara Basro ditemui usai menghadiri konfrensi pers jelang penayangan film Ini Kisah Tiga Dara di kawasan Senayan, Jakarta, 29 Maret 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Kulit cokelat atau sawo matang identik dengan kesan eksotis. Kerap kali masyarakat mengaitkan kesan eksotis tersebut dengan "selera bule." Menurut Tara Basro, pandangan tersebut patut dipertanyakan. 

    Aktris berkulit cokelat ini mengaku sering mendapat komentar itu. "Tar, lu selera bule banget, ya? Selera bule, maksudnya kayak gimana?" ucapnya seusai acara pengenalan dirinya sebagai brand ambassador Olay Total Effects di Jakarta, Jumat, 21 Okotber 2016.

    Baca: Tara Basro Pernah Minder karena Kulitnya

    Tara menyatakan masih banyak orang Indonesia yang beranggapan bahwa cantik itu berarti harus putih. "Wanita Indonesia itu punya warna kulit yang berbeda-beda. Masak, harus orang bule sih yang bisa lihat kecantikan kulit orang Indonesia," ujar Tara Basro.

    Yang penting, menurut Tara Basro, cantik itu adalah bagaimana seseorang bisa mencintai diri sendiri apa adanya.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca Juga
    Soal Al-Maidah 51, Ahok: Tak Mungkin Saya Menista Al-Quran
    KPK Tetap Usut Sumber Waras, Ini Alasannya



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?