Selena Gomez Masuk Rehabilitasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selena Gomez menghibur penggemar dalam konser di Barclays Center, New York City, 1 Juni 2016. Dimitrios Kambouris/Getty Images

    Selena Gomez menghibur penggemar dalam konser di Barclays Center, New York City, 1 Juni 2016. Dimitrios Kambouris/Getty Images

    TEMPO.CO, Los Angeles - Setelah hiatus dari dunia musik, Selena Gomez kini dikabarkan masuk rehabilitasi. Menurut laporan US Weekly, Rabu, 12 Oktober 2016, Selena Gomez tengah menyembuhkan diri di fasilitas perawatan Tennessee, Amerika Serikat.

    Penanganan Selena Gomez di rehabilitasi ini berkaitan dengan kondisi mentalnya, bukan karena penyakit lupus yang ia derita. "Selena tengah menghadapi lupus, tapi rehat ini untuk berfokus pada kesehatan mentalnya. Dia bisa pergi ke tempat yang sangat gelap," ujar seorang sumber dekat Selena Gomez kepada US Weekly.

    Tidak ada detail lengkap mengenai cara penanganan Selena Gomez dalam rehabilitasi tersebut. Namun, sumber dekat Selena Gomez menyebutkan bahwa tempat itu "privat dan tenang, tapi sangat intens".

    Ini adalah kedua kalinya Selena Gomez masuk rehabilitasi. Pada 2014, Selena Gomez sempat melakukan perawatan dalam rehabilitasi karena penyakit autoimun kronis.

    Selena Gomez memutuskan untuk hiatus dari dunia musik sejak 30 Agustus lalu. Mantan kekasih Justin Bieber ini mengungkapkan bahwa penyakit lupus yang ia derita memiliki efek samping kurang baik terhadap dirinya.

    "Saya menemukan bahwa rasa cemas, serangan panik, dan depresi bisa menjadi efek samping lupus di mana hal tersebut memiliki tantangan sendiri. Saya ingin lebih aktif dan berfokus menjaga kesehatan serta kebahagiaan saya dan telah memutuskan bahwa hal terbaik adalah beristirahat sejenak," demikian pernyataan Selena Gomez.

    Seiring dengan keputusan tersebut, Selena Gomez juga menghentikan gelaran konser Revival World Tour di berbagai negara. Sahabat Taylor Swift ini terakhir terlihat di depan publik pada Sabtu, 8 Oktober 2016, saat sedang makan bersama keluarganya di Tennessee.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.