Kisah Reza dan Gatot: Setelah 12 Tahun, Ini Saatnya Buka Aib

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti. TEMPO

    Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gatot Brajamusti kecewa dengan laporan yang dibuat Reza Artamevia di Polda Metro Jaya. Gatot pun mengancam bakal membeberkan "dosa-dosa" Reza yang selama ini dia tutupi dari publik.

    Ancaman tersebut sudah sampai ke telinga kuasa hukum Reza Artamevia, Ramdan Alamsyah. Menurut Ramdan, Reza sama sekali tidak takut dengan sesumbar Gatot.

    "Hahaha..  Kok aib dibongkar. Malah yang ada aib Gatot yang kebongkar," kata Ramdan yang tetap berkeyakinan bahwa kliennya adalah korban dalam kasus ini. "Reza itu korban Gatot. Yang punya aib itu sebenarnya si Gatot bukan Reza," tegasnya.

    Baca: Inilah Perdebatan Gatot Brajamusti versus Reza Artamevia

    Pada 7 Oktober 2016, Reza Artamevia melaporkan Gatot Brajamusti ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, dengan pasal penipuan. Reza merasa diperdaya oleh Gatot selama hampir 12 tahun jadi pengikut setianya. Salah satunya soal keberadaan aspat, yang belakangan diketahui merupakan narkoba jenis sabu.

    Langkah hukum yang diambil Reza Artamevia mengejutkan banyak pihak. Sebab, selama ini Reza dikenal sangat dekat dengan Gatot yang dijadikannya sebagai guru spiritual. Setelah penangkapan terjadi, Reza bahkan masih sempat mengungkapkan kesetiaannya pada Gatot.

    Hubungan guru dan murid yang terjalin selama 12 tahun antara Gatot Brajamusti dan Reza Artamevia itu akhirnya putus. Keduanya, kini saling menyerang.

    Simak juga: Gatot Sebut Reza Membantunya Beli Narkoba dari Bandar

    Reza lebih dulu melaporkan guru spiritualnya itu ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan tuduhan melakukan penipuan, pada Jumat, 7 Oktober 2016.

    Didampingi kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, Reza merasa ditipu. Dalam lap[oran bernomor LP/4872/X/2016/PMJ/Dit Reskrimum, tertulis bahwa Gatot dituntut dengan Pasal 378 tentang penipuan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

    Gatot, melalui kuasa hukumnya Ahmad Rifai, menyampaikan rasa tidak percaya kalau Reza melaporkannya ke Polda. "Kami sampaikan, Aa Gatot setengah percaya dan tidak percaya," ujar Rifai, di kantornya, Ahad, 9 Oktober 2016.

    Menurut Rifai, tindakan Reza melaporkan Gatot ke Polda adalah cara dia untuk membersihkan namanya dari ancaman jeratan hukum. Dia menyebut bahwa apa yang dikatakan Reza tidak benar.

    Berita lainnya: Selidiki Kasus Mario Teguh, Polisi Akan Periksa Kiswinar

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.