Dilaporkan Reza Artamevia, Gatot Brajamusti Kaget  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus dugaan kepemilikan sabu, senjata tajam, satwa langka yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti (tengah) digiring menuju ruang tahanan Polda NTB di Mataram, 10 September 2016. Gatot Brajamusti dibawa kembali ke Mataram oleh tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di Jakarta. ANTARA FOTO

    Tersangka kasus dugaan kepemilikan sabu, senjata tajam, satwa langka yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti (tengah) digiring menuju ruang tahanan Polda NTB di Mataram, 10 September 2016. Gatot Brajamusti dibawa kembali ke Mataram oleh tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di Jakarta. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Gatot Brajamusti terkejut dan tak terima dilaporkan ke polisi oleh Reza Artamevia, murid yang hampir 12 tahun tinggal di padepokannya. 

    Tuduhan penipuan yang dilontarkan Reza dianggap sebagai sebuah kebohongan oleh Gatot. Dia pun siap membongkar semua rahasia yang selama ini dipendam. 

    Baca juga: Mario Teguh Buka Suara di Facebook, Ini yang Dia Tulis

    "Kami tidak hanya pada omongan. Nanti kasus ini akan kami buka, akan kami bongkar. Kami bekerja sama dengan aparat penyidik, aparat penegak hukum, untuk mengungkap kasus ini semua," kata Ahmad Rifai, pengacara Gatot, Minggu, 9 Oktober 2016.

    Lebih lanjut Rifai mengatakan membuat laporan polisi merupakan hak setiap warga negara. Namun bukan berarti si pembuat laporan bersih dari tindak pidana. 

    "Kami perlu jelaskan di sini, orang yang kemarin melakukan pelaporan seolah-olah mereka yang jadi korban. Padahal, menurut klien kami, itu semua tidak benar."

    Simak pula: Kado untuk Jessica, Perempuan Ini Bawa Rosario dan Buku Doa  

    Saat ini Rifai mengaku sudah mempunyai bukti untuk mematahkan tuduhan Reza dan beberapa orang lain. "Kami berkomitmen bahwa ini semua harus dibongkar secara tuntas," tuturnya.

    TABLOIDBINTANG.COM



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.