Pengakuan Mario Teguh Soal Istrinya yang Dituduh 'Matre'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Mario Teguh. instagram.com

    Keluarga Mario Teguh. instagram.com

    TEMPO.COJakarta - Kasus Mario Teguh dengan Ario Kiswinar dan Aryani Soenarto turut menyeret istri Mario Teguh saat ini, Linna Susanto Teguh. Oleh netizen, Linna dianggap sebagai biang keladi atas kisruh Mario dan Kiswinar. Linna bahkan disebut wanita materialistis, yang royal dalam membelanjakan uang dari Mario.

    Menanggapi hal tersebut, Mario angkat bicara. Lewat akun fanpage Facebook-nya, Minggu, 9 Oktober siang, motivator yang dikenal dengan istilah “salam super” ini meluruskan segala tudingan yang dialamatkan kepada Linna dalam sebuah tulisan yang diberi judul “Gagal Berkeluarga dan Move On”.

    Simak Pula
    Ahok Singgung Al-Quran, Rhoma Irama: Ini Penistaan Agama!
    Tak Bisa Ungkap Kasus Munir, Kontras: Jokowi Jangan Maju Lagi

    "Kalau Ibu Linna itu bukan orang baik, mengapa saya menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih luas rentang pelayanannya kepada sesama, dan bagaimana mungkin saya bisa membangun kesejahteraan yang baik bagi Ibu Linna dan anak-anak?" kata Mario.

    "Kalau Ibu Linna itu wanita matre yang royal? mengapa dia bisa mengelola harta keluarga dalam keamanahan yang indah sampai hari ini?"

    Baca Juga
    Kesaksian Putri Indonesia Melihat Gerbang Gaib Laut Selatan
    Mengaku Lihat Gerbang Gaib, Agni: Kenapa Saya yang Diincar?

    "Kalau Ibu Linna itu shopper yang tidak ngurus keluarga, bagaimana mungkin Audrey dan Marco bisa sehat, cerdas, dengan well-fed countenance dan berhasil dalam passion mereka masing-masing?" tulis Mario.
     
    Sontak, pembelaan Mario tersebut mendapat lebih dari 14 ribu jempol dan 1.000 lebih komentar dari pengikutnya. Mereka mengapresiasi apa yang dikatakan Mario.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca Juga
    Kado untuk Jessica, Perempuan Ini Bawa Rosario dan Buku Doa
    Pedagang Thamrin City Tuntut DPRD Jakarta Lengserkan Ahok


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.