Program Mario Teguh di TV Tamat, Kiswinar: Siapa Menduga...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ario Kiswinar Teguh, Aryani Soenarto dan Kiswinar. tabloidbintang.com, TEMPO

    Ario Kiswinar Teguh, Aryani Soenarto dan Kiswinar. tabloidbintang.com, TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ario Kiswinar Teguh tak menyangka kemunculannya di publik dengan membeberkan bahwa dia adalah anak kandung Mario Teguh menjadi polemik yang kemudian menyebabkan program televisi Mario Teguh the Golden Ways yang telah bertahan sebelas tahun berakhir. Program tersebut terakhir tayang pekan lalu.

    Kiswinar mengatakan sama sekali tidak mengira kehadirannya bisa mengantarkan Mario Teguh ke ujung kariernya. "Siapa yang duga itu. Maksudnya kan mau semua ini dijawab dengan sejujur-jujurnya dan selepas-lepasnya," ucap Kiswinar saat dijumpai di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Rabu, 5 Oktober 2016.

    Baca juga:
    Survei:  Ahok Disokong Segmen Mapan, Anies & Agus?
    Survei Populi: Elektabilitas Ahok 45,5 Persen, Tidak Anjlok

    Kiswinar muncul pertama kali dalam program Hitam Putih yang tayang di Trans 7 episode 7 September 2016. Saat menjadi bintang tamu dalam acara yang dipandu Deddy Corbuzier, dia menunjukkan sejumlah dokumen yang menjadi bukti bahwa dia adalah anak pertama Mario dari pernikahan pertamanya dengan Aryani Soenarto.

    Selang dua hari setelah tayangan itu, Mario memberi keterangan dalam acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV. Dalam wawancara eksklusif itu, banyak keterangan yang disampaikan Mario yang menurut Kiswinar tidak benar. Pernyataan-pernyataan Mario itulah yang kemudian mendorong Kiswinar dan ibunya mengajukan gugatan terhadap Mario ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan tuduhan memfitnah dan mencemarkan nama baik pada Rabu, 5 Oktober 2016.

    Baca: Gugat Mario Teguh, Kiswinar & Ibunya Beberkan Bukti

    Saat ditemui di Markas Polda Metro Jaya, Aryani menuturkan kekisruhan ini dimulai dari pernyataan Mario sendiri. Di media sosial, Mario sempat menulis pernyataan bahwa dia hanya punya dua anak, dan Kiswinar tidak termasuk di antaranya.

    "Kalau dia enggak tuliskan respons tentang Mas Kis (sapaan Kiswinar), sebetulnya kami bisa meneruskan kehidupan ini dengan lebih tenang. Ini kan jadinya kami lebih tambah kerjaan lagi, tambah yang harus dipikirkan," ujar Aryani.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga:
    Keterpilihan Ahok Merosot, Inilah 3 Hal Menarik & Mengejutkan 
    Heboh Manifesto Komunis, Polisi Gegabah Sita Buku Malaysia


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.