Kiswinar Geram, Sebut Pernyataan Mario Teguh Cerita Bohong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ario Kiswinar Teguh. Tabloidbintang.com

    Ario Kiswinar Teguh. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Pihak Ario Kiswinar menganggap wawancara Mario Teguh di program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, episode 9 September 2016 lalu, berisi kebohongan.

    Peristiwa yang dirangkai oleh Mario Teguh di acara itu dengan menuding Aryani, istri pertamanya, berbagi ranjang dengan pria lain alias selingkuh. Padahal, katanya, Mario Teguh lah yang sebenarnya selingkuh dengan perempuan lain.

    "Pertanyaan saya kenapa Mario Teguh tidak bicara apa peranan MT dengan belahan jiwanya (Linna) sehingga Aryani Soenarto dengan MT bercerai. Buka dong, apa perananmu? Apa lakon kalian sehingga seterika bisa terlempar," kata Ferry Amahorseya selaku kuasa hukum Ario Kiswinar Teguh di Studio Kompas TV, Palmerah Selatan, Jakarta, Senin, 3 Oktober 2016.

    "Kenapa MT tidak menyatakan apa yang pernah dikatakan pada Kiswinar? (Soal mama baru)," imbuhnya.

    BacaPengakuan Istri Kedua Sanusi Soal Rumah Rp 16,5 Miliar

    Karena alasan mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga oleh Mario Teguh dan tidak mau dimadu, Aryani akhirnya memutuskan untuk menggugat cerai motivator termahal di tanah air itu setelah sekitar 9 bulan pisah rumah. "Kenapa MT tidak menceritakan kepada masyarakat Indonesia saat di acara televisi itu bahwa Aryani Soenarto tidak mau dimadu. Kenapa tidak diceritakan itu?" tuturnya lebih lanjut.

    Polemik antara Kiswinar dan Mario Teguh berawal dari pengakuan sang motivator di akun Instagram miliknya bahwa dirinya hanya memiliki 2 orang anak.

    Tak terima Kiswinar tidak diakui sebagai anak secara terbuka oleh Mario teguh, Kiswinar kemudian membuat klarifikasi di acara Hitam Putih Trans 7.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga:
    Keterpilihan Ahok Merosot: Inilah 3 Hal Menarik & Mengejutkan
    Heboh Manifesto Komunis: Polisi Gegabah Sita Buku Malaysia

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.