Kim Kardashian Dirampok, Polisi Paris Buru Lima Pelaku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Carine Roitfeld, Kim Kardashian, Kourtney Kardashian dan Kris Jenner menyaksikan peragaan busana Balmain di Paris, Prancis, 29 September 2016. Pascal Le Segretain/Getty

    Dari kiri: Carine Roitfeld, Kim Kardashian, Kourtney Kardashian dan Kris Jenner menyaksikan peragaan busana Balmain di Paris, Prancis, 29 September 2016. Pascal Le Segretain/Getty

    TEMPO.CO, Paris - Polisi memburu perampok rumah Selebritas asal Amerika Serikat Kimberly "Kim" Kardashian. Kim, 35 tahun, dirampok di tempat ia menginap, Hotel de Pourtales, Prancis, pada Senin, 3 Oktober 2016, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

    Dua dari lima perampok tersebut menyamar sebagai polisi dan berhasil menggondol perhiasan bernilai jutaan dolar AS milik istri penyanyi Kanye West tersebut. "Mereka juga sempat menodongkan senjata," seperti dikutip The Guardian, Senin, 3 Oktober 2016.

    Juru bicara Kim Kardashian mengatakan, kliennya tidak mengalami luka fisik dalam perampokan itu. Namun, Kim trauma akibat todongan senjata tepat di kepalanya. Setelah memberikan keterangan, Kim Kardashian langsung terbang kembali ke Amerika bersama ibunya, Kris Jenner, dengan jet pribadi dari Bandara Le Bourget, Paris.

    Otoritas Kepolisian Prancis memastikan, pihaknya akan bekerja keras untuk mengidentifikasi dan memburu para perampok itu.

    Paris yang selama ini dikenal sebagai kota romantis mengalami penurunan jumlah wisatawan hingga 6,4 persen. Angka kriminalitas yang cukup tinggi dan teror paris pada 13 November tahun lalu dianggap sebagai pemicu penurunan jumlah turis ke kota pusat mode dunia itu.

    Kim berada di Paris untuk menghadiri acara Paris Fashion Week.

    INGE KLARA | THE GUARDIAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.