Miliader Cina Wang Jianlin Berencana Kuasai Hollywood  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Anak Nonton di Bioskop/Film. nyoozee.com

    Ilustrasi Anak Nonton di Bioskop/Film. nyoozee.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang terkaya Cina, Wang Jianlin, baru-baru ini menggemparkan parlemen Amerika Serikat dengan rencananya menguasai industri perfilman Hollywood. Dia akan membeli sejumlah perusahaan di Hollywood.

    "Tidak ada yang salah dengan menjadi nomor satu di dunia," kata Wang seperti dikutip dari Los Angeles Times pada Minggu, 2 Oktober 2016.

    Pria 61 tahun itu dikabarkan telah memulai membeli satu dari enam perusahaan raksasa di Hollywood. Dia telah menandatangani kesepakatan berinvestasi dalam film Sony Pictures. Termasuk merencanakan membeli Dick Clark Productions, produser legendaris, dengan nilai mencapai US$ 1 miliar (Rp 13 triliun).

    Rencana ini membuat beberapa anggota parlemen Amerika Serikat khawatir Cina bisa memegang kendali atas isi dan distribusi film-film Amerika. Ada sedikitnya 16 anggota parlemen telah menandatangani surat untuk mendorong pengawasan masuknya investor Cina ke Amerika.

    Wang sendiri telah bersumpah untuk mengubah dunia perfilman yang selama ini dikuasai orang Amerika.

    Wang juga dikabarkan melakukan pembicaraan untuk membeli 49 persen saham milik Paramount Pictures hingga perusahaan induk Viacom Inc. Jika rencana Wang ini berhasil, ia dapat menjungkirbalikkan dominasi Amerika atas industri hiburan dunia.

    "Pengaruh Wang belum dapat diukur sampai saat ini, tapi segala kemungkinan pengembangan bisa terjadi,” kata Peter Shiao, Kepala Eksekutif Orb Media, perusahaan produksi film yang punya kantor di Los Angeles dan Beijing. “Biasanya, Hollywood yang berekspansi ke luar tapi kini posisi itu sekarang dimiliki perusahaan Cina.”
     
    LOS ANGELES TIMES | AVIT HIDAYAT


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.