Sindir Mario, Hotman Paris: Tukang Becak pun Sayang Anaknya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiswinar dan Deddy Corbuzier di acara Hitam Putih, 7 September 2016. Sejak bercerai, Ario Kiswinar Teguh diasuh oleh ibunya dan terakhir bertemu ayahnya untuk meminta bantuan membayar uang kuliah. Youtube.com

    Kiswinar dan Deddy Corbuzier di acara Hitam Putih, 7 September 2016. Sejak bercerai, Ario Kiswinar Teguh diasuh oleh ibunya dan terakhir bertemu ayahnya untuk meminta bantuan membayar uang kuliah. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Deddy Corbuzier menggandeng pengacara Hotman Paris Hutapea untuk menghadapi somasi yang dilayangkan Mario Teguh. Seraya menyindir Mario Teguh yang menolak mengakui Ario Kiswinar Teguh sebagai anak, dalam jumpa pers Senin, 26 September 2016, Deddy melontarkan sebuah pertanyaan kepada Hotman yang duduk di sebelahnya.

    "Saya mau tanya nih sebagai laki-laki kepada Bang Hotman. Seandainya ternyata Frank itu bukan anak Bang Hotman, apakah Anda masih sayang?

    Hotman Paris langsung menjawab, "Ya, pasti sayanglah. Anak yang sudah dari bayi kita piara sampai dewasa, kalaupun benar dia bukan anak kita, kan yang salah bukan anak itu."

    Baca juga:
    Rina Nose dan Fahrul Ketemu Lagi, Masih Sayang: Balikan?
    Mario Mengaku Rugi Rp 7 M, Deddy Corbuzier: Hebat Banget!

    Hotman meyakini, serendah apa pun pendidikan seseorang, apa pun latar belakangnya, pasti memiliki rasa sayang terhadap anak, terutama yang sudah dibesarkan dan dirawat selama bertahun-tahun.

    "Jangankan motivator, tukang becak pun, sopir angkot pun akan menyatakan saya sayang sama anak itu karena dari bayi sudah saya rawat. Jadi bayangkan di mana perbedaan kualitas berpikir antara sopir angkot atau kondektur dengan seorang motivator. Anda bisa bedakan nanti," ujar Hotman.

    Baca juga:
    Polisi Sebut Reza Elma Tahu Pesta Seks Gatot Brajamusti
    Mario Mengaku Rugi Rp 7 M, Deddy Corbuzier: Hebat Banget

    Selanjutnya: Deddy tampak ..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.