Cerai dengan Suami, Apa yang Disyukuri Dian Pelangi?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surat pengajuan cerai Dian Pelangi kepada suaminya Tito Prasetyo. TEMPO/Nurdiansah

    Surat pengajuan cerai Dian Pelangi kepada suaminya Tito Prasetyo. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dian Wahyu Utami alias Dian Pelangi resmi bercerai dari Tito Haris Prasetyo pada Kamis, 8 September 2016, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dian resmi menjanda pada usia 25 tahun.

    Ditemui setelah mengisi sebuah acara, Dian mengaku tidak menyesal bercerai dari Tito, pria yang menikahinya pada 16 Januari 2011. "Enggak (sedih), ya. Apa pun yang terjadi, baik-buruk harus bersyukur. Aku juga enggak terlalu mikir yang gimana gitu," kata Dian di Idea Fest 2016, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 23 September 2016.

    Baca: Dian Pelangi Gugat Cerai, Netizen Kecewa

    Dian Pelangi juga bersyukur bisa melewati masalah rumah tangganya meski berujung pada perpisahan. Ke depan, Dian Pelangi berdoa agar mendapat jalan yang terbaik.

    "Disyukuri aja, karena kita enggak tahu, ke depan kan sudah menjadi takdir, jadi aku jalani aja yang ada," tuturnya.

    Dian mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 14 Juli 2016 melalui surat gugatan bernomor 1961/Pdt.G/2016/PA.JS. Proses putusan cerai juga tidak memakan waktu lama. Hanya dua kali sidang, hakim langsung putuskan Dian Pelangi dan Tito bercerai.

    Simak: Dian Pelangi dan Suami Berpisah Sejak Momen Lebaran?

    Tanda-tanda keretakan rumah tangga Dian dan Tito sudah tercium sejak Lebaran lalu. Keduanya merayakan Lebaran secara terpisah, seperti yang terlihat dalam foto yang diunggah di akun Instagram masing-masing.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Populer:
    Kapolri Ungkap 2 Teman Wanita Krishna Murti, Video Papa...
    Aryani Mau Buka-bukaan Mister X, Reaksi Mario Teguh Ditunggu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.