Sabet Penghargaan di FFB 2016, Ine Febriyanti Sebut Itu Obat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Ine Febriyanti membacakan puisi dalam acara Teras Budaya Puisi dan Politik: Ceramah dan pembacaan Sajak Goenawan Mohamad di Gedung TEMPO, Jakarta, 19 Februari 2016. Dalam acara ini sejumlah tokoh dan artis membacakan puisi karya Goenawan Mohamad. TEMPO/Charisma Adristy

    Artis Ine Febriyanti membacakan puisi dalam acara Teras Budaya Puisi dan Politik: Ceramah dan pembacaan Sajak Goenawan Mohamad di Gedung TEMPO, Jakarta, 19 Februari 2016. Dalam acara ini sejumlah tokoh dan artis membacakan puisi karya Goenawan Mohamad. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Sha Ine Febriyanti menyabet penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terpuji di Festival Film Bandung (FBB) 2016 lewat perannya sebagai Nay dalam film Nay. Selain memberikan penghargaan kepada Ine, juri memberikan penghargaan yang sama kepada Chelsea Islan lewat film Rudy Habibie.

    Ine mengatakan penghargaan tersebut merupakan obat dari rasa sakit yang dialaminya selama mendalami karakter yang diperankannya di film itu. "Nay adalah karakter yang berat. Dia perempuan yang luka, robek, tumpang. Sedangkan saya orang yang normal-normal saja," ucap Ine, seperti dilansir Tabloidbintang.com, Minggu, 25 September 2016.

    Baca Juga:
    Festival Film Bandung 2016: Inilah Daftar Lengkap Pemenang
    Cerita di Balik Nama Kiswinar, Dibuat Mario Teguh dan Unik  

    Untuk bisa benar-benar menyatu dengan karakter Nay, Ine membutuhkan waktu dua bulan. Saat melepas karakter itu, Ine juga memerlukan waktu. "Untuk melepas karakter itu juga tidak mudah. Saya sampai sakit, harus vakum sekian bulan (untuk kembali normal)," ujarnya.

    Saat pemberian penghargaan, hanya Ine yang naik ke panggung. Sedangkan Chelsea Islan tidak bisa hadir karena kesibukan syuting, sehingga dia diwakili orang lain.

    TABLOID BINTANG



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.