Inilah Alasan Risty Tagor Tak Kepikiran Nikah Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Risty Tagor terancam kembali menjanda setelah menggugat cerai Stuart Collin pada pertengahan Agustus 2015. Kabar ini mengejutkan karena pasangan ini baru menikah pada tanggal 19 April 2015, dan Risty sedang hamil muda. TEMPO/Nurdiansah

    Risty Tagor terancam kembali menjanda setelah menggugat cerai Stuart Collin pada pertengahan Agustus 2015. Kabar ini mengejutkan karena pasangan ini baru menikah pada tanggal 19 April 2015, dan Risty sedang hamil muda. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Risty Tagor pernah dua kali mengalami kegagalan dalam merajut rumah tangga. Saat ini Risty mengaku belum ada keinginan kembali menikah. Ibu dua anak ini bahkan bersyukur karena hingga kini belum ada lelaki yang dekat dengannya.

    "Belum ada, alhamdulillah. Kan sudah punya dua cowok (dua putranya), jadi sudah cukup. Sama mereka dulu saja," ucapnya saat ditemui di Main Atrium Mall Gandaria City, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu, 20 September 2016.

    Pengakuan Robbie Abbas
    Lapor Polisi, Muncikari Robbie Buka-bukan tentang Artis Ini
    Muncikari Robbie Ungkap Artis Ini Dapat Mobil dari Pelanggan

    Pernah mengalami kegagalan membuat Risty merasa lelah, bahkan bagi dia peristiwa tersebut bagaikan perjalanan yang panjang dan melelahkan. Karena itulah Risty mengaku saat ini ingin beristirahat dulu mencari pendamping hidup.

    Wanita bernama lengkap Ariestia Ramadhany Tagor Harahap itu mengaku ingin berfokus pada apa yang harus dikerjakannya sekarang. "Jangan sampai gagal, fokus lagi dan fokus sekarang sama anak, keluarga, dan bisnis juga," tuturnya.

    TABLOID BINTANG

    Baca Juga
    Siapa Artis, 'Anak Asuh' Robbie Abbas, Termahal & Terlaris?
    Soal Artis SB, Robbie Abbas: Cowok Mau yang Gempal & Besar



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.