Soal Deddy Minta Maaf, Kubu Mario: Masih Gengsi-gengsian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Teguh. Youtube.com

    Mario Teguh. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Deddy Corbuzier disomasi Mario Teguh perihal wawancara dengan Ario Kiswinar Teguh pada 7 September 2016 di program Hitam Putih di Trans 7. Deddy Corbuzier dituding sebagai pemicu konflik Mario Teguh dengan Kiswinar dan keluarganya.

    Sebagai pemandu acara, Deddy Corbuzier meminta maaf jika ternyata membuat Mario Teguh kesal dan jengkel.

    Baca: Ternyata Ucapan Deddy Ini Bikin Mario Teguh Geli & Jengkel

    "Kalau saya dianggap membuat kisruh langsung aja saya minta maaf sedalam-dalamnya. Kalau saya punya salah dan kalau wawancara saya salah, saya minta maaf," ujar Deddy Corbuzier di Studio Mampang, Jakarta Selatan, Senin malam, 19 September 2016.

    Menurut Deddy Corbuzier, terkait dengan tayangan Kiswinar, dia hanya menjalankan tugasnya sebagai pembawa acara. "Nah kalau salah tidak salah kan nanti akhirnya beda persepsi. Kalau saya ngerasa tidak punya salah karena bukan saya yang ngundang," kata Deddy Corbuzier.

    Tidak mau terus mencari siapa yang salah, Deddy Corbuzier secara terbuka meminta maaf jika dalam membawakan acara melakukan kesalahan.

    Baca: Mario Teguh ke Deddy Corbuzier: Sebagai Laki Emang Mau Duel? 

    "Tapi kalau dikatakan salah dan saya harus minta maaf ya saya minta maaf. Susah amat," tandas Deddy Corbuzier. "Gini deh, kalau saya dianggap membuat kisruh, saya minta maaf kepada beliau (Mario Teguh) jika perkataannya ada yang salah.

    Deddy Corbuzier, melanjutkan, "Saya ngerasa tidak salah soalnya bukan saya yang mengundang. Tapi kalau dikatakan salah, ya sudah saya minta maaf. Susah amat," imbuhnya.

    Apa kata pihak Mario Teguh? Vidi Galenzo Syarief, pengacara Mario Teguh, mengaku sudah melihat permintaan maaf Deddy Corbuzier melalui tayangan infotainment pagi.

    "Ini saya lagi nonton (infotainment). Dia (Deddy Corbuzier) minta maaf, tapi dia tetap enggak merasa salah. Masih ada gengsi-gengsinya," kata Vidi saat dihubungi Tabloidbintang.com, Selasa, 20 September 2016.

    Vidi mengaku belum bisa mengambil sikap terkait dengan permintaan maaf Deddy. Dia mengaku harus meminta tanggapan dari Mario Teguh terlebih dulu.

    "Tergantung klien kami. Ini kan delik aduan, seperti penghinaan atau penistaan, kalau dimaafkan ya berarti selesai," ujar Vidi menjelaskan.

    Berita lainnya: 3 Fakta Hubungan Nadine Chandrawinata dan Gatot Brajamusti 

    Jumat, 16 September 2016, Mario Teguh melalui Vidi Syarief mengirim somasi ke Deddy Corbuzier. Mario keberatan karena Deddy meminta keterangan Ario Kiswinar Teguh secara sepihak tanpa memberinya hak jawab.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.