Wah, Nabila Putri Ungkap Pistol Gatot Brajamusti Asli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nabila Putri by TabloidBintang.Com

    Nabila Putri by TabloidBintang.Com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam film D.P.O (Detachment Police Operation) Nabila Putri berperan sebagai polisi yang menangani kasus gembong narkoba. Di film itu Nabila banyak melakukan adegan aksi.

    Sebelum mulai syuting Nabila Putri dan pemain lainnya, termasuk Gatot Brajamusti, diharuskan mengikuti pelatihan terlebih dulu. Terutama latihan menembak. Menurut Nabila, pistol yang digunakan saat syuting adalah pistol asli.

    "Kita tahu itu (pistol) asli. Karena ada pihak yang mendampingi, jadi kita pikir itu udah izin dan udah legal. Kita sebagai pemain sesuai dengan prosedur aja. Jadi kita pikir itu legal," tutur Nabila Putri saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 19 September 2016.

    Menurut Nabila, syuting yang dilakukan selama sebulan di Villa Gatot Brajamusti di Cipanas, Jawa Barat, merupakan tempat yang aman untuk melakukan adegan baku tembak. Pasalnya di lokasi syuting tersebut memang tersedia lahan untuk berlatih menembak, jauh dari jangkauan masyarakat luar.

    BacaAda 1.400 Amunisi di Rumah, Ini Pengakuan Gatot Brajamusti

    "Semua pemain ada adegan nembak jadi kita semua latihan dulu. Dan di sana memang ada lahan kosong yang tidak membahayakan masyarakat dan memang sudah sesuai dengan prosedur. Tapi kalo ditempat umum kita make senjata dummy," tutur Nabila Putri.

    Gatot ditahan petugas kepolisian setelah diduga tengah berpesta narkoba di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 28 Agustus 2016. Dia ditangkap bersama Dewi Aminah, istrinya; dan biduanita Reza Artamevia.

    Dari beberapa kali penggeledahan di rumah Gatot, penyidik menemukan dua senjata api, yaitu Walther kaliber 22 dan pistol Glock 26. Dari rumah Gatot yang berlokasi di Jalan Niaga Hijau X Nomor 6, juga ditemukan 1.400 butir amunisi.

    BacaTERJAWAB: Gatot Brajamusti & Reza Artamevia Sudah Nikah Siri

    Dalam penggeledahan yang berlangsung hingga lima jam itu, Kepolisian juga menemukan sekitar 17 gram kristal putih yang belakangan disebut sebagai narkoba dan dua hewan terlindungi, yakni harimau Sumatera dalam air keras dan elang Jawa.

    Artis Nadine Chandrawinata juga diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Senin, 19 September 2016, untuk diperiksa dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal Gatot Brajamusti.

    Nadine diperiksa selama sekitar tiga jam, dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Nadine diperiksa dengan 21 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan tidak lain seputar pembuatan film Azrax. "Saya datang ke sini karena saya ingin menjadi warga negara yang baik. Semua jelas dan berjalan lancar," kata Nadine seusai diperiksa.

    Kasubdit Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan, Nadine diperiksa dengan 21 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan tidak lain seputar pembuatan film Azrax. "Apakah pakai properti asli tapi berdasarkan keterangan Nadine tidak dalam satu adegan dengan GB. Nadine tidak begitu melihat ada properti senjata itu," katanya.

    BacaIni Barang yang Ditemukan di Brankas Milik Gatot Brajamusti

    Sebelumnya, Gatot mengaku dua senjata api yang ia miliki digunakan sebagai properti film yang diproduksinya. Nadine berperan dalam salah satu film produksi Gatot tersebut, yakni film Azrax. Dalam film yang diproduksi pada 2011 itu, Nadine berperan sebagai wartawati bernama Fany.

    Dari pengakuan Gatot Brajamusti kepada penyidik, dia memperoleh senjata api dan amunisi dari seorang pria berinisial AS. "Dari mana asal senjata, dari hasil pemeriksaan sementara ini, tersangka menyampaikan memperolehnya dari saudara AS," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 3 September 2016.

    Polisi sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap AS. Dia akan diperiksa pada Senin, 5 September 2016, di Polda Metro Jaya. "Senin kami memanggil AS yang disebutkan oleh saudara Gatot tentang asal-muasal senjata api tersebut," ucap Budi. Belakangan AS diketahui sebagai Putu Ary Suta, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional. Ary Suta membantah memberikan pistol itu kepada Gatot Brajamusti. 

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga:
    Kasus Kopi Maut:Gara-gara Ini Saksi Pembela Jessica Disoraki
    Ternyata Ucapan Deddy Ini Bikin Mario Teguh Geli & Jengkel


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.