Pinkan Mambo Kini Menyanyi Merangkap Jadi Koreografer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pinkan Mambo. TEMPO/Muhammad Auliya

    Pinkan Mambo. TEMPO/Muhammad Auliya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pinkan Mambo membantah upayanya go international gagal. Bagi Pinkan, Indonesia rumahnya.

    "Aku disuruh Tuhan balik lagi ke Indonesia. Rumahku di Indonesia. Tetap Indonesia is the best," ucap penyuka makanan ketoprak ini.

    Selama dua tahun di Amerika Serikat, Pinkan menapaki kariernya dari kafe ke kafe, mal ke mal, dan klub ke klub.

    "Hampir setiap weekend aku menyanyi. Di sana orang baru akan melihat kalau penampilan kita keren banget. Makanya aku selalu total tampil di sana. Saat tampil di pelataran mal atau disebut street performance misalnya, aku tampil seheboh mungkin. Dan gerakan-gerakanku harus mengundang orang untuk menonton. Kalau enggak ada show, ya aku mengurus anak dan bisnis katering kecil-kecilan," cerita Pinkan.

    Pulang ke Indonesia, sebuah label rekaman menawarinya rekaman untuk single. Dari sekian lagu yang disodorkan, ia memilih Coming Back, karya tiga komposer asal Swedia yang kata Pinkan top.

    "Kali pertama mendengar melodi Coming Back, aku langsung suka. Tadinya liriknya berbahasa Inggris, lalu diubah ke bahasa Indonesia. Lagu ini bukan kayak lagu-laguku sebelumnya," terang pemilik dua album Aku Tahu Rasanya (2006) dan Wanita Terindah (2008) tentang lagunya yang bergenre R&B.

    Single baru, Pinkan hadir dengan penampilan baru.

    "Aku sengaja mewarnai rambut untuk menunjang single baru aku. Gayaku juga menyesuaikan dengan lagunya yang bernuansa ’60-an,” katanya.

    Dengan Coming Back Pinkan tak hanya unjuk kemampuan vokal tapi juga tarian. Ini untuk kali pertama Pinkan menjadi koreografer buat lagunya.

    "Awalnya aku mencari koreografer. Menemukan lima koreografer tapi enggak ada yang cocok. Suamiku menyarankan agar aku sendiri menjadi koreografer. Katanya, di antara semua koreografer yang dia kenal, aku yang paling bagus. Ya sudah, aku jalani sampai sekarang. Untuk pertunjukan off-air, aku pasti tampil bersama dancer,” ungkapnya.

    TABLOID BINTANG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.