Tak Tahan Dibully, Prilly Ungkap Hubungannya dengan Rassya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Prilly Latuconsina (kanan) dalam video curhat yang diungga di media sosial. Youtube.com

    Artis Prilly Latuconsina (kanan) dalam video curhat yang diungga di media sosial. Youtube.com

    TEMPO.COJakarta - Prilly Latuconsina, 19 tahun, kembali di-bully netizen. Kali ini terkait kedekatannya dengan putra artis Tamara Bleszynski, Teuku Rassya.

    Mereka yang mem-bully Prilly menunjukkan ketidaksukaannya jika Prilly dekat dengan Rassya. Bagi mereka, hanya Aliando Syarief yang boleh dekat dengan Prilly. 

    Merasa gerah di-bully terus-menerus, Minggu, 18 September 2016, Prilly akhirnya angkat bicara.

    Baca juga:
    Keluarga Mario Teguh Syok, Tapi Ini yang Diderita Kiswinar
    Heboh Bocah Mirip Anak Srigala, Ternyata Ini Penyebabnya

    Lewat akun Twitter pribadinya, @prillybie, pelakon Gendis dalam film Surat Untukmu ini menegaskan bahwa kedekatannya dengan Rassya hanya sebatas teman. Tidak lebih.

    "Saya dan Rassya memang berteman dekat. Akhir-akhir ini kita sering menghabiskan waktu bersama. Dikarenakan Rassya sebentar lagi berangkat kuliah ke UK," demikian ditulis penyabet penghargaan Aktris Terpopuler dalam Indonesia Television Awards 2016 itu. 

    Prilly mengaku tidak tahu alasan mereka merundungnya. Ia pun kembali menegaskan bahwa statusnya sampai saat ini single, tidak terikat komitmen dengan cowok mana pun. 

    "Atas dasar apa kalian men-judge saya kalau saya menyakiti seseorang? Saya tidak menyakiti siapa pun. Tidak pernah ada laki-laki yang menyatakan bahwa saya pacarnya atau kekasihnya. Jadi di mana menyakitinya?" ucap Prilly.

    TABLOID BINTANG

    Baca juga:
    Kiswinar Ungkap Mobil Dibawa Mario Teguh Setelah Cerai
    Rupanya Ini yang Membuktikan Mirna Tewas Karena Sianida


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.