Dilarang Berfoto dengan Pejabat, Begini Curhat Ariel 'Noah'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nazril Ilham atau Ariel Noah  saat tampil pada konser NOAH di Trans Studio Theme Park, Makassar, Sulawesi Selatan, 23 April 2016. Ariel bersama Uki, Lukman dan David sukses membawakan 16 buah lagu yang dibanjiri penonton.TEMPO/Iqbal Lubis

    Nazril Ilham atau Ariel Noah saat tampil pada konser NOAH di Trans Studio Theme Park, Makassar, Sulawesi Selatan, 23 April 2016. Ariel bersama Uki, Lukman dan David sukses membawakan 16 buah lagu yang dibanjiri penonton.TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.COJakarta - Vokalis band Noah, Ariel, mendengar juga pernyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang  mengkritik fotonya bersama istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya, yang tersebar di media sosial.

    Foto yang menampilkan Atalia sedang bernyanyi duet dengan Ariel itu merupakan dokumentasi dari rangkaian acara makan malam bersama para pemimpin daerah dalam kegiatan “Indonesia Smart City Forum” beberapa waktu lalu.

    Ariel, yang curhat, ternyata banyak didukung netizen. "Jadi maksudnya KPAI bagaimana? :) Pejabat tdk boleh foto sama saya? Saya tdk boleh foto sama pejabat? Karena? Melindungi anak indonesia? Dari?" tulis Ariel.

    Kekasih Sophia Latjuba itu mencuit beberapa curhat-nya. "Dari saya? Jd semisalnya ada org tua minta tolong saya datang menjenguk anaknya kerumah sakit(dgn harapan anaknya senang),lebih baik sy Saya jangan datang? Tolong kasih tau do and don't nya deh, biar gak salah terus saya."

    Ariel juga mengingatkan pemerintah, jika ingin melindungi anak-anak, banyak bertebaran di pinggir jalan anak-anak telantar. "Owh iya, sekedar mengingatkan, kmrn2 ada bbrapa bayi saya liat, di lampu merah, dipakai sebagai alat minta2, tlg dilindungi. :)"

    "Ah sudahlah.. Nyanyi lagi menghibur diri, dan org sekitar ....  :)" kata Ariel seperti berusaha tak peduli.

    ALIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.