Keistimewaan Dokumenter Konser Justin Timberlake

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Timberlake dan Jessica Biel berciuman saat menonton pertandingan A.S. Terbuka 2013 di New York City, 9 September 2013. Justin juga mengabari ia belum tahu jenis kelamin bayinya. Uri Schanker/WireImage

    Justin Timberlake dan Jessica Biel berciuman saat menonton pertandingan A.S. Terbuka 2013 di New York City, 9 September 2013. Justin juga mengabari ia belum tahu jenis kelamin bayinya. Uri Schanker/WireImage

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara film dokumenter konser Justin Timberlake menikmati proses produksi dokumenter “Justin Timberlake and the Tennessee Kids”  karena tidak ada plot atau struktur cerita. Sang sutradara, Jonathan Demme, bahkan menyebut proses produksi tersebut sebagai bentuk paling murni dalam pembuatan film.

    Syuting “Justin Timberlake and the Tennessee Kids” yang tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto, Selasa waktu setempat, dilakukan saat pertunjukan pamungkas Timberlake dalam tur dunia di Las Vegas pada Januari 2015.

    Film itu dibuka dengan para anggota band yang saling merapat sebelum menampilkan pertunjukan musik dan tarian enerjik di atas panggung. “Saat kami merekam pertunjukan musik, bagiku itu adalah bentuk paling murni dari pembuatan film,” kata Demme seperti dilansir Reuters. “Tidak ada skrip yang harus diikuti. Narasinya adalah musik itu sendiri.”

    Demme, yang dikenal lewat “Philadephia”, “The Silence of the Lambs” dan film konser seperti “Stop Making Sense” bersama Talking Heads, mengatakan berada di tengah pertunjukan musik membuat orang yang bukan musisi seperti dia merasa jadi bagian dari musik.

    “Kami merasakannya, sangat intens, dan merekam hal itu, rasanya seperti ‘Sekarang kita juga bagian dari band!” katanya.

    Film yang akan dirilis di Netflix pada 12 Oktober adalah puncak dari 134 pertunjukan Timberlake dan tur dua tahun yang disebut sebagai salah satu pertunjukan dengan pendapatan kotor terbesar selama satu dekade.

    Timberlake, Rabu waktu setempat, mengatakan dia awalnya gugup karena harus menjadi diri sendiri, bukan berakting seperti yang biasa dia lakukan di layar lebar. “Semalam saya merasa sedikit gugup,” kata dia. “Saya berpikir, Oh, wow, akan ada banyak orang yang melihat ini.”

    Namun, Demme mengatakan pada Timberlake bahwa dari sudut pandang lain, tampil di panggung sama seperti memainkan sebuah karakter. “Tampil di panggung itu mengandalkan intuisi tapi juga merupakan versi dirimu sendiri yang lebih besar,” katanya.

    Timberlake adalah penggemar Demme dan ia mengatakan sang sineas telah mendokumentasikan konser dengan baik, termasuk para kru konser. 

    Meski Timberlake adalah fokus dari film, Tennessee Kids —25 anggota band Timberlake— juga diberi kesempatan untuk tampil dalam film. “Saya bangga dengan semua orang dalam pertunjukan ini, para musisi dan penari,  mereka adalah bagian dari ini semua,” kata Timberlake.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.