Terungkap, Asal Muasal Dana Padepokan Gatot Brajamusti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus dugaan kepemilikan sabu, senjata tajam, satwa langka yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti (tengah) digiring menuju ruang tahanan Polda NTB di Mataram, 10 September 2016. Gatot Brajamusti dibawa kembali ke Mataram oleh tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di Jakarta. ANTARA FOTO

    Tersangka kasus dugaan kepemilikan sabu, senjata tajam, satwa langka yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti (tengah) digiring menuju ruang tahanan Polda NTB di Mataram, 10 September 2016. Gatot Brajamusti dibawa kembali ke Mataram oleh tim penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan penggeledahan di Jakarta. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Padepokan Brajamusti mendadak terkenal setelah pimpinannya, Gatot Brajamusti, dijadikan guru spiritual oleh artis Elma Theana dan biduanita Reza Artamevia. Banyak kegiatan yang dijalani padepokan itu, mulai dari kegiatan sosial hingga praktik pengobatan.

    Gaya hidup Gatot Brajamusti sebagai guru besar di padepokan juga terlihat mewah. Berdiri sejak 2000, Wahyuhono Adi Paripurno, salah satu pendiri padepokan membeberkan dari mana asal dana yang digunakan untuk mengelola padepokan.


    Baca juga:
    Raffi Ahmad Bengep, Dipukuli Karena Kencani Ayu Ting Ting?
    Lagi, Korban Laporkan Gatot: Sicecoki Sabu, Lalu Bercinta?

    "Yang jelas, (dana) dari saya dan Aa Gatot. Terutama itu. Tapi, kebanyakan dari Aa Gatot karena dia kan domisili dari sini. Juga dari para donatur dan dari bisnis Aa Gatot juga," kata Wahyuhono di Grand Slipi Tower, Jakarta Barat, Selasa, 13 September 2016.

    Tak hanya mengandalkan donatur untuk biaya operasional, Gatot disebutkan memiliki usaha untuk membiayai anak-anak angkatnya yang berguru di padepokan tersebut. Sayangnya, Wahyuhono merahasiakan bisnis yang dijalani Gatot Brajamusti.

    "Ya, ada beberapa usaha (bisnis Gatot). Tapi, buat apa saya utarakan di sini? Kan yang penting dia memberikan bantuan kepada siapa pun dengan tulus ikhlas. Kan yang penting itu," ucap Wahyuhono.

    Saat ditanya soal donatur tetap untuk padepokan milik Gatot Brajamusti itu, Wahyuhono bungkam. Pria berbadan tegap itu mengatakan bahwa sumber dana padepokan jelas dan bukan hasil korupsi.


    Baca juga:
    Rekan Gatot Ancam Buka, Aib Elma Theana Menantang Begini…
    Ada Cinta Terlarang Sama Raffi? Ini Pengakuan Ayu Ting Ting

    "Bisnisnya di Surabaya ada, di Kalimantan ada. Bergerak di bidang macam-macam. Sebaiknya dia (Gatot) yang jawab karena nggak pantas, ya, kalau saya yang jawab. Yang jelas, bukan dari dana korupsi. Itu aja yang saya tahu. Bukan dari dana rakyat yang tersakiti, bukan," ucapnya.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga:
    Raffi Ahmad Bengep, Dipukuli Karena Kencani Ayu Ting Ting?
    Lagi, Korban Laporkan Gatot: Sicecoki Sabu, Lalu Bercinta?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.