Ribut Soal Status Anak, Mario Teguh Bisa Dipidana Jika...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Teguh. youtube.com

    Mario Teguh. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Pakar hukum pidana, Mudzakir, menyarankan polemik antara Mario Teguh dengan Ario Kiswinar diakhiri dengan penyelesaian terbaik.

    Dan pemecahan terbaiknya adalah dengan melakukan tes DNA. Apabila tes DNA dilakukan, maka saling klaim kebenaran tidak akan terjadi lagi.

    "Kalau bisa tes di empat negara ya, biar lebih obyektif. Karena orang bisa aja ngakal-ngakalin gitu. Misalnya satu dikirim ke Amerika, Malaysia, atau negara lain, biar hasilnya lebih obyektif," Mudzakir menyarankan, saat berbincang dengan Tabloidbintang.com, Jumat (9/9).

    Baca juga:
    Diadukan, Gatot Diduga Perdaya Wanita Lewat Cara Ini...
    Heboh Soal Pizza: Inilah 3 Hal Aneh Sekaligus Merisaukan

    Jika hasil tes DNA menunjukkan bahwa ayah biologis Ario Kiswinar adalah Mario Teguh, namun tetap tak diakui, motivator yang kerap melontarkan kata-kata "Super Sekali" itu bisa kena sanksi pidana.

    "Kalau begitu (tetap tak diakui), ada kaidah hukum yang bisa membuat dia memiliki tanggungjawab pidana," katanya lebih lanjut.

    Polemik Mario Teguh dengan Ario Kiswinar yang berujung saling klaim bermula saat pria 30 tahun itu diundang sebagai bintang tamu di acara Hitam Putih episode Rabu (7/9). Kala itu Ario Kiswinar curhat soal ayahnya yang katanya Mario Teguh tapi tak diakui.

    Menjawab tudingan Ario Kiswinar tersebut, Mario Teguh tegas melayangkan bantahan. Dia menuding Ario Kiswinar lahir dari hasil hubungan gelap istri pertamanya dengan pria lain.

    Tabloid Bintang

    Baca juga:
    Diadukan, Gatot Diduga Perdaya Wanita Lewat Cara Ini...
    Heboh Soal Pizza: Inilah 3 Hal Aneh Sekaligus Merisaukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.