Kasus Gatot, Reza dan Nadine Akan Diperiksa Rabu Pekan Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Reza Artamevia (kanan) saat mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB untuk menjalani rehabilitasi tahap dua di Mataram, 8 September 2016. ANTARA FOTO

    Artis Reza Artamevia (kanan) saat mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB untuk menjalani rehabilitasi tahap dua di Mataram, 8 September 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemeriksaan penyidik Subdirektorat Reserse Mobil Kepolisian Daerah Metro Jaya terhadap Reza Artamevia dan Nadine Chandrawinata yang dijadwal hari ini, 9 September 2016, batal. Pemeriksaan keduanya, sebagai saksi terkait dengan kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal oleh Gatot Brajamusti akan dijadwal ulang hingga pekan depan.

    "(Pemeriksaan RA) ditunda jadi hari Rabu nanti bareng sama DS juga," ucap Kepala Unit 4 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Teuku Arsya Kadafi. "Jadi hari ini tidak ada pemeriksaan siapa pun," katanya.

    Sebelumnya, penyidik Resmob Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi, yakni Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata, dan Dedi Setiadi, pada Jumat, 9 September. Dua orang, yakni Reza dan Dedi menyatakan kesediaan untuk datang, sedangkan Nadine berhalangan karena sedang berada di luar kota.

    Baca juga:
    Kasus Gatot, Hari Ini Polisi Panggil Reza dan Nadine
    Kasus Gatot Brajamusti, Nadine Chandrawinata Batal Diperiksa

    Keterangan Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata, dan sutradara film Azrax, Dedi Setiadi, dibutuhkan penyidik untuk mengetahui asal-usul senjata api dan ribuan amunisi milik Gatot Brajamusti.

    Penyidik juga akan meminta keterangan soal pengakuan Gatot Brajamusti yang mengatakan bahwa senjata api dan amunisi tersebut sebagai properti film Azrax yang tayang di bioskop-bioskop pada 2013.

    Film Azrax merupakan film yang mengisahkan tentang perlawanan terhadap sindikat perdagangan wanita. Di film yang dibintangi sekaligus diproduseri Gatot Brajamusti tersebut, memang ada adegan tembak-menembak dan gencatan senjata di dalamnya.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.