Nyanyi di Panggung, David 'Naif' Sering Lupa Lirik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David NAIF. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    David NAIF. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COKuta Selatan - Vokalis grup musik Naif, David Bayu Danangjaya, buka-bukaan soal kelemahannya ketika tampil di atas panggung. Rupanya, pria kelahiran Surakarta, 29 Agustus 1976, itu mengaku sering lupa lirik.

    Setelah tampil di panggung “A Stage” dalam festival musik terbesar dan terlama, Soundrenaline 2016, David mengaku sering lupa lirik saat bernyanyi. "Manusia itu tempatnya lupa, apalagi band Naif," kata David seusai tampil di panggung A Stage festival musik Soundrenaline 2016 di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Sabtu, 3 September 2016.

    Penggebuk drum Naif, Pepeng, membenarkan bahwa temannya itu kerap keliru saat membawakan lagu, termasuk lagu yang mempopulerkan mereka, Posesif.  "Lirik lagu seharusnya 'Kuingin tahu kau harus mau', tapi David sering kalau nyanyi 'Kuingin tahu kau harus tahu'," ujar Pepeng.

    Walaupun sering salah lirik, David mengaku tak malu. "Makin lupa makin keren. Di panggung arena kami bermain dan latihan, dibayar lagi," kata David sambil tertawa.

    David tak memungkiri, selama 21 tahun Naif berkiprah di Tanah Air, faktor usia sangat berpengaruh dalam setiap penampilannya. "Memang semakin terasa. Makanya saya banyak nyanyi sambil main gitar, biar bisa lebih nyantai," ujarnya. 

    Ketika harus membawakan banyak lagu, misalnya, David selalu mengatur tenaganya agar tidak terkuras pada awal penampilan."Kalau dari awal kami mau full energy, tapi, ya, harus mengatur flow-nya supaya tetap enak penonton mendengar," tuturnya. 

    Saat tampil di Soundrenaline ke-14, area panggung Naif dipenuhi puluhan ribu penonton. Lagu berjudul Air dan Api serta Karena Kamu Cuma Satu menjadi hit unggulan yang membuat semua penonton larut dalam alunan musik grup musik asal Jakarta itu.

    BRAM SETIAWAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.