Lepas Pemutaran di Beberapa Negara, AADC 2 akan Diputar di Ajang Festival

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Riri Reza dan Produser Mira Lesmana saat menghadiri konfrensi pers film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Jakarta, 15 Februari 2016. Dalam AADC 2 ini, Riri mengungkapkan bahwa sosok Rangga masih seperti sebelumnya yang dingin dan puitis. TEMPO/Nurdiansah

    Sutradara Riri Reza dan Produser Mira Lesmana saat menghadiri konfrensi pers film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Jakarta, 15 Februari 2016. Dalam AADC 2 ini, Riri mengungkapkan bahwa sosok Rangga masih seperti sebelumnya yang dingin dan puitis. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta-Demam Ada Apa Dengan Cinta 2 belum reda, pemutaran-pemutaran film AADC 2 kali ini sudah masuk ke agenda komunitas. Beberapa komunitas menggelar acara nonton bareng dan diskusi bersama tim produksi serta para pemain.

    "Kalau dari alurnya setelah diputar di bioskop, penjualan DVD, ada pemutaran-pemutaran di komunitas termasuk kemarin di Australia," ujar Riri Riza saat dijumpai di Kantor Miles, Bintaro, Rabu 31 Agustus 2016.

    Usai pemutaran di Australia, berlanjut ke agenda pemutaran di beberapa kota di Eropa. Aktor Nicholas Saputra, Adinia Wirasti, dan penulis puisi Aan Mansyur jadi wakil dari tim film yang hadir di sana.

    Menurut Riri selain diputar di beberapa kota di Eropa, AADC 2 akan jadi film pembuka di Focus on Asia Fukuoka International Film Festival 2016, pada 14 September mendatang.

    Riri Riza dan Mira Lesmana selaku sutradara dan produser AADC 2 malam ini hadir di acara Ciné Macet di Institut Français d'Indonésie, Thamrin, Jakarta Pusat yang rutin melakukan pemutaran film Indonesia dan Perancis secara bergiliran. "Selanjutnya film ini akan diputar di Jepang dan ada satu festival lagi yang belum bisa saya sebutkan," ujar Riri.

    Riri pun berencana untuk memboyong semua pemain ke festival di Jepang tersebut. Pembukaan festivalnya sendiri akan diselenggarakan di Seiryu Park, Fukuoka.

    Mira menambahkan usai pemutaran film di Australia dan Eropa, akan menyusul pemutaran di Amerika. Pemutaran di beberapa negara ini menurutnya bukan bagian dari timnya lagi. Semua terselenggara atas adanya permintaan dari pasar. "Sekarang bukan kita yang atur tapi ada demand. Di Australia itu pelajar-pelajar di sana yang merangkai tour, juga di Eropa dan nanti di Amerika," kata Mira di IFI, Thamrin, Jakarta.


    AISHA SHAIDRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.