Nyabu, Gatot Brajamusti Ditangkap Bersama Istrinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aa Gatot Brajamusti. facebook.com

    Aa Gatot Brajamusti. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain menangkap Gatot Brajamusti, Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, juga menangkap istrinya, Dewi Aminah, dalam kasus narkoba. "Dia ditangkap bersama tersangka Gatot saat berada di Hotel Golden, Mataram," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi pada Senin, 29 Agustus 2016.

    Polisi menangkap Gatot Brajamusti dan istrinya pada Minggu malam, 28 Agustus 2016. Gatot ditangkap saat sedang mengkonsumsi sabu. Menurut Boy, Gatot ditangkap sesaat setelah dia terpilih lagi menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) untuk periode 2016-2021.

    Baca juga: Lagi Nyabu, Aa Gatot Brajamusti Ditangkap di Mataram 

    Menurut Boy, kepolisian saat ini tengah menyidik Gatot Brajamusti dan istrinya di Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat. Keduanya dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka juga dijerat beberapa kasus lainnya.

    "Untuk TSK Gatot Brajamukti dan Dewi Aminah beserta barang bukti penyalahgunaan psikotropika diserahkan penanganannya ke Polres Mataram," kata Boy. Dalam kasus ini, polisi mendapatkan sejumlah barang bukti mulai dari klip plastik berisi kristal sabu, bong atau alat isap, sedotan, telepon seluler, dan dompet milik tersangka.

    Artis Gatot pernah merilis album religi berjudul Tunjukkan Jalan yang Lurus. Gatot juga sedang ulang tahun ke-53 pada hari ini. Dia sempat menempuh jenjang pendidikan di Universitas Indonesia, tapi tak sempat lulus. Tak lama kemudian ia menikah dengan Dewi Aminah.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?