Kisah Evawani Chairil Anwar Soal Ayahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Chairil Anwar, Evawani Alissa memberikan sambutan dalam acara #17anTempo yang bertema Merayakan Chairil Anwar, di gedung Tempo, Jakarta, 15 Agustus 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Putri Chairil Anwar, Evawani Alissa memberikan sambutan dalam acara #17anTempo yang bertema Merayakan Chairil Anwar, di gedung Tempo, Jakarta, 15 Agustus 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Evawani Alissa Chairil Anwar bercerita tentang sang ayah dalam acara Merayakan Chairil Anwar yang diselenggarakan Tempo Inti Media, Senin, 15 Agustus 2016.

    Dalam kesempatan tersebut, Eva mengisahkan hubungannya dengan sang ayah. Ia adalah putri tunggal Chairil Anwar. Eva tak mengingat satu momen pun  tentang  sang ayah, kecuali cerita dari ibunya, Hapsah. Sang ibu bercerita kalau dirinya kerap dipanggil Gajah oleh Chairil Anwar. "Ibu saya suka dipanggil Gajah. Ia suka diminta untuk membaca puisi" ujar Eva.

    Hal lain yang Eva ingat, Chairil adalah sosok yang vokal. Ia akan mengemukakan pendapat. Selain itu,  Chairil lebih mengutamakan membeli buku ketimbang mengisi perut. "Menurut ibu, lebih baik besok enggak makan daripada tidak membeli buku. Bagi beliau, buku nomor satu," ucap Eva.

    Tempo memperingati Hari Kemerdekaan dengan menggelar TerasBudaya bertema “Merayakan Chairil Anwar”. Tema ini merupakan bagian dari rangkaian edisi khusus Hari Kemerdekaan di majalah Tempo yang mengangkat sosok penyair Chairil Anwar (1922-1949).

    AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.