Wulan Guritno Sedih Putri Sulungnya Kuliah di Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wulan Guritno selaku produser film saat menghadiri konfrensi pers jelang gala premiere film terbarunya I Am Hope di Epicentrum XXI Jakarta, 09 Februari 2016. Film I Am Hope mengisahkan tentang dinamika perjuangan seorang gadis yang divonis mengidap kanker, namun tetap memelihara semangat dan keoptimisannya untuk mencapai mimpi-mimpinya. TEMPO/Nurdiansah

    Wulan Guritno selaku produser film saat menghadiri konfrensi pers jelang gala premiere film terbarunya I Am Hope di Epicentrum XXI Jakarta, 09 Februari 2016. Film I Am Hope mengisahkan tentang dinamika perjuangan seorang gadis yang divonis mengidap kanker, namun tetap memelihara semangat dan keoptimisannya untuk mencapai mimpi-mimpinya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wulan Guritno, 36 tahun, gembira bercampur sedih ketika mengetahui putri sulungnya, Shaloom Razade, 18 tahun, diterima di Universitas Oregon, Amerika Serikat. Rencananya, Shaloom akan ke Amerika Serikat pada 21 September 2016.

    Wulan berencana mengantar putrinya ke Negeri Obama. Di sana, bintang film Bukan Cinta Biasa ini akan menetap selama sepekan lalu kembali ke Tanah Air. "Sejujurnya saya ingin Shaloom kuliah di sini, kalaupun di luar negeri sebaiknya di Inggris," kata Wulan.

    Wulan memilih Inggris karena ibunya menetap di sana. “Namun sebagai orang tua, selama mampu, saya akan mendukung apa pun cita-citanya. Saya dan bapaknya akan bekerja keras. Saya dan Dilla berprinsip anak-anak harus memiliki pendidikan tinggi dan bagus. Ini bentuk pengorbanan saya sebagai orang tua,” kata Wulan ditemui di Menteng, Jakarta.

    Dengan memberi fasilitas dan pendidikan terbaik, aktris kelahiran 14 April ini berharap telah memberi bekal hidup untuk anak. Selama ini, ia memang dikenal dekat sekaligus tegas mendidik anak.

    "Anak itu tidak bisa dikekepin. Sempat saya berpikir: Gila, anak gue sudah 18 tahun! Artinya, satu tugas saya sebagai ibu sudah terlewati. Maka, saya melangkah ke tugas berikutnya yakni melancarkan kuliah dan mengawalnya wisuda. Tugas baru lainnya menanti, mengantar Shaloom menikah. Belum lagi, membesarkan London dan Jeremiah,” katanya.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.