Ajak Anak Berduet, Maher Zain Harus Bersabar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi asal Swedia Maher Zein saat launching album terbaru berjudul

    Penyanyi asal Swedia Maher Zein saat launching album terbaru berjudul "forgive me" di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (2/4). TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Jakarta - Maher Zain kembali berduet dengan putrinya, Aya Zain, 5 tahun. Kali ini, mereka menyanyikan lagu berjudul Medina, yang ada dalam album ketiga Maher Zain, One.

    Bekerja sama dengan putrinya sendiri ternyata tidak semudah yang ia bayangkan. Maher menuturkan harus sangat bersabar dalam menghadapi mood putrinya tersebut menggunakan trik-trik khusus.

    "Saya bilang, 'Kamu boleh beli apa pun yang kamu mau sekarang. Ayah akan belikan'," ucap Maher mengungkapkan cara membujuk putrinya saat ditemui dalam konferensi pers konser Maher Zain One Indonesian Tour 2016 di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, Kamis, 11 Agustus 2016.

    Menurut Maher, Aya sempat memilih-milih mainan yang ingin ia beli melalui Internet. "Dia bilang, 'Aku mau boneka ini.' Saya tanya, 'Kamu yakin mau satu saja? Ada yang lain?' Tapi dia bilang mau itu saja," ujarnya.

    Setelah itu, Maher membujuk putrinya untuk rekaman di studio. "Tapi dia malah pergi ke kamarnya dan tak mau bernyanyi," tuturnya. Sambil bergurau, ia pun rela memberi seluruh rekening miliknya agar Aya mau ikut bernyanyi.

    Beruntung, tak lama kemudian, Aya keluar kamar. "Setelah lima menit, dia keluar lagi dan ingin bernyanyi. Aku bertanya, 'Apa kamu sudah siap?' Dia bilang sudah siap," kata Maher sambil tersenyum lega.

    Beberapa tahun lalu, penyanyi berkebangsaan Swedia ini pun pernah berduet dengan Aya menyanyikan lagu My Little Girl. Saat itu Aya masih berusia 4 bulan.

    Saat itu pun Maher mengaku harus bersabar. "Sudah satu setengah jam tak ada hasil. Butuh kesabaran untuk anak saya bisa mengeluarkan suara," tuturnya saat itu.

    DINI TEJA 



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.