Kurangi Main Sinetron, Anjasmara Fokus Mengajar Yoga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjasmara. instagram.com

    Anjasmara. instagram.com

    TEMPO.CO, Ubud - Pasangan Anjasmara dan Dian Nitami kini sering keliling berbagai daerah. Bukan untuk mempromosikan sinetron atau acara di televisi, tapi keduanya mengajarkan Yoga, seperti yang mereka lakukan di Museum ARMA, Ubud, Senin, 8 Agustus 2016.

    Anjasmara mengajarkan Yoga untuk orang-orang dewasa, sedangkan Dian memperkenalkan aktivitas olah tubuh dan pernapasan ini untuk anak-anak. “Dua tahun ini saya mengurangi main sinetron dan satu tahun terakhir lebih fokus mengajar Yoga,” ujar Anjas.

    Dia sudah memperoleh lisensi sejak 2013 setelah menempuh pendidikan selama 200 jam di bawah bimbingan gurunya Noah Maze dari Yoga Allinace, sebuah perkumpulan Yoga Internasional.

    Berbagai gerakan Yoga sudah dikuasainya, mulai dari gerakan dasar Vinyasa dan Hanha Yoga hingga pengembangannya. Kini dia mulai mempelajari Yoga antigravitasi dan untuk terapi.

    Pada awalnya, Anjas mengaku yoga hanya dipelajarinya sendiri untuk memperoleh ketenangan jiwa memlalui meditasi. “Belajar lewat video saja,” ujarnya. Lama kelamaan dia mengenali komunitas yoga dan ikut belajar dengan mereka. Ternyata, manfaatnya sangat terasa bagi kebugaran tubuh, ketenangan jiwa dan keharmonisan pikiran.

    Anjasmara tak mengingkari keberadaannya sebagai aktor juga mempengaruhi ketertarikan orang untuk mengikuti acara yoga yang dibimbingnya. Namun pada akhirnya hanya yang mau sungguh-sungguh belajar saja yang bisa bertahan dan memetik manfaatnya.

    Berbeda dengan sang suami, Dian Nitami baru mulai belajar Yoga sejak satu tahun terakhir. Ia pun baru beberapa bulan lalu mengajar untuk anak-anak dengan tujuan untuk lebih mengenalkan Yoga. “Mulainya dari anak-anak saya sendiri. Khan anak saya banyak,” uiarnya sambil tertawa.

    Berbeda dengan Yoga untuk dewasa, gerakan Yoga pad anak-anak lebih ringan dan seolah seperti gerakan binatang. Demikian pula dengan contoh-contoh teknik mengatur pernapasan.

    ROFIQI HASAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.