Kisah Jason Bourne Berlanjut, Masih Diburu CIA?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Matt Damon, saat tiba dalam premiere film

    Aktor Matt Damon, saat tiba dalam premiere film "Jason Bourne" di Caesars Palace hotel-casino, Las Vegas, 18 Juli 2016. REUTERS/L.E. Baskow

    TEMPO.CO, Jakarta - Ingatan Bourne yang hilang tiba-tiba muncul kembali. Satu per satu dia berusaha mengingat apa yang terjadi pada dirinya dulu sebelum Robert Dewey (Tommy Lee Jones) memburunya. Bertahan hidup dengan bersembunyi, Jason Bourne bertemu lagi dengan Nicky Parsons (Julia Stiles). Nicky menemukan Bourne yang mencari uang dengan menjadi seorang petarung di Yunani.

    Nicky yang berani meretas dokumen rahasia CIA pun dikejar-kejar. Dewey pun mencium kerja sama tersebut dan menyewa pembunuh bayaran untuk melacak mereka berdua. Bourne yang disadarkan oleh fakta yang diberikan Nicky kembali harus menyiasati diri agar tidak tertangkap.

    Sekuel film kelima yang diberi judul Jason Bourne kembali menghadirkan Matt Damon sebagai Bourne, sang mantan agen CIA. Film action-thriller ini disutradarai oleh Paul Greengrass yang juga sebagai penulis naskah bersama Matt Damon dan Christopher Rouse.

    Bagi pencinta Bourne, Indonesia telah merilisnya lebih dulu hari ini dibanding negara asalnya, Amerika Serikat, yakni 29 Juli 2016. Sementara itu, para penggemar harus menunggu sembilan tahun untuk melihat kembali aksi Matt Damon sebagai agen rahasia andal. Bourne melanjutkan kisahnya yang menghilang dalam sungai di akhir film The Bourne Ultimatum pada 2007.

    Dalam ceritanya kali ini, Greengrass tidak mengungkap keberadaan Bourne selama menghilang dan hanya menjelaskan secara singkat di awal cerita. Tidak kalah menegangkan dengan film sebelumnya yang diperankan oleh Damon, penonton tetap dibawa menyelami masalah yang dihadapi Bourne.

    Perkelahian terbaik dalam film ini dilakukan oleh Damon yang bertarung bersama Vincent Cassel yang sangat menggugah hati penonton. Bourne berjuang habis-habisan dan apakah dirinya berhasil lolos atau kembali ke program yang diciptakan Dewey. Penasaran?

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.