Majalah Sastra Horison Beralih ke Online  

Reporter

Taufik Ismail di kantor Majalah Horison, Jakarta, Selasa (3/9). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Sastra Horison berhenti terbit dalam bentuk cetak dan kini hanya bisa dibaca secara online.  “Seirama dengan perkembangan teknologi masa kini, maka Horison cetak resmi beralih ke Horison Online mulai hari ini,” kata salah satu pendiri Horison, Taufiq Ismail, dalam peringatan 50 Tahun Horison di Taman Ismail Mazuki, Jakarta, Selasa, 26 Juli 2016.

Menurut  Taufiq, biaya untuk penerbitan Horison cetak itu besar sekali.  Berbeda dengan online. “Untuk online biaya itu tidak sedemikian besarnya,” ujar Taufiq. Selain itu, pesebaran online menjadi jauh lebih luas.  Ia mempermaklumkan bahwa peralihan cetak ke online tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga terjadi di seluruh dunia.

Sebetulnya, menurut Taufiq, Horison Online sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Gagasan itu datang dari Amin Sweeney, seorang ahli bahasa Melayu.  Kala itu, Taufiq tidak paham dan tidak begitu bersemangat. Namun Sweeney menyakinkan bahwa dunia online itu penting untuk masa depan. “Maka dibuatlah Horison Online. Berkembang terus, berkembang terus, sampai saat ini,” ujarnya. 

Horison Online sempat beberapa lama dipimpin oleh Sweeney, sebelum ia meninggal. Adapun Pemimpin Redaksi Horison Online kini adalah Sastri Sunarti.  Horison Online sempat terhenti untuk beberapa lama, salah satunya karena adminnya meninggal dan pasword-nya tidak diketahui. “Sempat vakum beberapa bulan. Dan inilah tampilan baru Horison Online,” kata Sastri saat sesi peluncuran Horison Online.

Majalah Horison terbit pertama kali pada Juli 1966. Pendirinya adalah Mochtar Lubis, PK Ojong, Arief Budiman, Zaini, dan Taufiq Ismail. Pemimpin Redaksi Majalah Horison Jamal D Rahman mengatakan logo majalah Horison dibuat oleh pelukis Zaini. “Logo Horison dari awal sampai sekarang dan seterusnya akan seperti ini,” ujar Jamal yang dikenal sebagai penyair ini.

Acara ulang tahun Horison diwarnai dengan musikalisasi puisi, pembacaan cerpen, pemutaran video tentang Horison, dan orasi budaya Emha Ainun Nadjib. Dalam  kesempatan itu, Emha menilai peralihan Horison dari cetak ke online merupakan langkah tepat dengan menyasar pembaca generasi milenial. Menurut Emha, generasi millennial banyak mendominasi perilaku kebudayaan sekarang. “Mereka IT- addict.”  

MUSTAFA ISMAIL






Wenseslaus Manggut - Wahyu Dhyatmika Kembali Pimpin AMSI 2020-2023

23 Agustus 2020

Wenseslaus Manggut - Wahyu Dhyatmika Kembali Pimpin AMSI 2020-2023

Wenseslaus dan Wahyu terpilih pimpin AMSI secara aklamasi. Nama lain yang diusung tak bersedia dicalonkan.


Pelatihan Mengelola Media Internal Tempo Institute

4 April 2019

Pelatihan Mengelola Media Internal Tempo Institute

Tempo Institute membuka pelatihan Mengelola Media Internal. Pelatihan ini akan dilaksanakan pada 22, 23, 24, dan 25 April 2019 di Gedung Tempo.


Suara.com Luncurkan Tiga Portal Media Baru

13 Maret 2018

Suara.com Luncurkan Tiga Portal Media Baru

Portal berita Suara.com meluncurkan tiga portal media baru di ulang tahun ke-4.


I Nengah Muliartha Pimpin AMSI Bali Periode 2018-2021

5 Maret 2018

I Nengah Muliartha Pimpin AMSI Bali Periode 2018-2021

Melalui musyawarah mufakat , I Nengah Muliartha terpilih sebagai Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia atau AMSI Wilayah Bali.


Harian Bernas Tutup, Separuh Karyawan Dipecat

28 Februari 2018

Harian Bernas Tutup, Separuh Karyawan Dipecat

Bernas edisi cetak juga harus berjuang melawan dominasi media online. "Akhirnya memilih berhenti terbit dulu."


Setelah 71 Tahun, Harian Bernas Berhenti Terbit

28 Februari 2018

Setelah 71 Tahun, Harian Bernas Berhenti Terbit

Biaya produksi Harian Bernas terus meningkat, sementara jumlah pembaca dan pendapatan iklan stagnan, bahkan cenderung menurun.


Anak Usaha Emtek Grup Umumkan Akuisisi Situs Kapan Lagi

15 Februari 2018

Anak Usaha Emtek Grup Umumkan Akuisisi Situs Kapan Lagi

Akuisisi anak usaha Emtek Group terhadap Kapan Lagi Network diikuti dengan perubahan susunan pemegang saham.


Malaysia dan Kebebasan Pers

14 Februari 2018

Malaysia dan Kebebasan Pers

Malaysia memiliki sejumlah aturan yang cenderung mengekang kebebasan pers. Pasal karet Sedition Act digunakan untuk mengekang kebebasan pers.


Ganjar Pranowo Sambut Baik Terbentuknya AMSI Jawa Tengah

31 Oktober 2017

Ganjar Pranowo Sambut Baik Terbentuknya AMSI Jawa Tengah

Konferensi Asosiasi Media Siber Jawa Tengah diikuti 21 media online se-Jawa Tengah.


The Wall Street Journal Menghentikan Edisi Cetak di Eropa dan Asia, Pekan Depan

29 September 2017

The Wall Street Journal Menghentikan Edisi Cetak di Eropa dan Asia, Pekan Depan

The Wall Street Journal akan berfokus pada pengembangan edisi digital.