Krishna Murti, Polisi Ganteng yang Laris Jadi Bintang Iklan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kombes Krishna Murti (kanan), disapa warga saat mendatangi TKP mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang, 23 April 2016. Pra-rekontruksi mutilasi dibatalkan karena petugas khawatir dengan keselamatan tersangka, Kusmayadi alias Agus. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Kombes Krishna Murti (kanan), disapa warga saat mendatangi TKP mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang, 23 April 2016. Pra-rekontruksi mutilasi dibatalkan karena petugas khawatir dengan keselamatan tersangka, Kusmayadi alias Agus. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Besar Krishna Murti berbagi cerita mengenai keterlibatannya menjadi stiker aplikasi messenger Line ketika ditemui awak media di sebuah hotel, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Juli 2016.

    "Saya enggak punya inisiatif (untuk menjadi stiker). Line datang ke kantor saya beberapa kali untuk wawancara dan foto," kata Krishna Murti.

    Seperti yang baru-baru ini diberitakan, Krishna Murti dan sejumlah anggota kepolisian terpilih sebagai model stiker Line. Pemilihan mereka terbilang menarik karena umumnya stiker Line memiliki model selebritas, seperti Aliando, Raisa, Iwan Fals, dan Dian Sastrowardoyo.

    Dalam stiker tersebut, Krishna Murti tampil dengan berbagai ekspresi, dari imut, lucu, hingga bingung. Stiker tersebut juga dilengkapi tulisan sesuai dengan ekspresinya.

    "Saya enggak tahu bakal dikasih tulisan 'hahaha' atau apa," ungkap Krishna Murti yang juga mengaku banyak mendapat Line dari orang-orang dengan stiker tersebut. Krishna Murti sendiri menilai hal ini sebagai cara polisi untuk lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.

    "Cara yang efektif untuk mendekati masyarakat. Gunakan cara-cara mereka. Yang disukai masyarakat itu contohnya yang agak sedikit koplak," kata Krishna Murti merujuk pada salah satu kata-kata dalam stiker Line dengan wajahnya.

    Stiker tersebut adalah kerja sama Line dengan kepolisian Indonesia untuk kampanye Turn Back Crime. Anda bisa mengakses stiker tersebut mulai 19 Juli lalu hingga tanggal 17 Agustus mendatang.

    TABLOIDBINTANG.COM


    Krisna Murti


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.