Poling Netizen, 72 Persen Pilih Film Sabtu Bersama Bapak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa adegan dalam film Sabtu Bersama Bapak. Dokumentasi Max Pictures

    Beberapa adegan dalam film Sabtu Bersama Bapak. Dokumentasi Max Pictures

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Sabtu Bersama Bapak berhasil menarik perhatian penonton, meski belum genap sepekan diputar di bioskop. Dibanding tiga film Indonesia lain yang ditayangkan pada masa libur Lebaran 2016, film ini paling banyak peminatnya.

    Melibatkan lebih dari 1.800 netizen, akun Twitter @idfilmcritics menunjukkan hasil perolehan suara 72 persen untuk Sabtu Bersama Bapak sebagai film pilihan penonton. Untuk tiga film lain, yaitu Jilbab Traveler, I Love You from 38.000 Feet, dan Koala Kumal, masing-masing memperoleh suara 6 persen, 7 persen, dan 15 persen.

    Acha Septriasa, pemeran Sabtu Bersama Bapak, mengaku sangat senang karena filmnya mendapat sambutan hangat dari para penonton. "Saya bahagia dan bangga cerita drama keluarga Sabtu Bersama Bapak menjadi pilihan tontonan yang paling diminati," ucapnya. Film tersebut, kata Acha, merupakan hasil kerja tim yang solid, mulai tim kreatif hingga produksi secara teknis.

    Acha juga mengucapkan  terima kasih kepada semua pecinta film di Indonesia. "Terima kasih telah merelakan waktu 100 menit untuk menyaksikan karya kami. Support dari teman-teman penonton film adalah semangat kami untuk terus berkarya," tutur wanita berdarah Minang, yang memerankan Rissa dalam film itu.

    Sabtu Bersama Bapak bercerita tentang seorang ayah yang mengetahui hidupnya tak lama lagi. Karena tidak bisa menyaksikan kedua putranya tumbuh, ia memutuskan melakukan sesuatu untuk mereka.

    Film ini dibintangi sejumlah aktor dan aktris papan, mulai Ira Wibowo, Acha Septriasa, Arifin Putra, dan Abimana Artasatya. Film drama keluarga ini ditayangkan serentak pada 5 Juli 2016.

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.