Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Lagu Cinta dari Italia

image-gnews
Iklan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anitya dan Suhartono terdiam di tribun paling belakang menyaksikan apa yang terjadi di atas panggung. Mereka tak mengerti arti lirik lagu neapolitan yang dibawakan dua artis dari Italia, penyanyi bariton Valerio Auferio dan pianis Luciano Bellini, pada konser bertajuk "Fenesta Vascia" (Jendela Terbawah) yang digelar di Erasmus Huis, Jumat malam lalu. Namun, Anitya dan Suhartono begitu menikmatinya. Terkadang sambil duduk menonton pertunjukan itu, kaki mereka ikut bergoyang menikmati beberapa lagu yang terdengar ringan. Misalnya saat lagu Come Faccete Mammeta (Apa yang Ibumu Lakukan Padamu), yang berirama cepat, gembira, dan terdengar jenaka. Dalam lagu itu, komposer Italia, S. Gambardella, menyebut-nyebut susu, mawar, stroberi, madu, gula, dan kayu manis. Namun, lagu yang diciptakan pada 1906 itu bukan lagu yang berisi racikan resep makanan, melainkan sebuah lagu dengan lirik seperti pantun yang bercerita tentang kisah keseharian seorang bernama Cunc. Sesekali mereka juga bertepuk tangan seirama dengan lagu yang dimainkan. Misalnya ketika Auferio dan Bellini membawakan lagu gembira Funiculi Funicula, karangan komponis P. Turco L. Denza. Lagu ini tercipta saat pembangunan lajur kereta api di Pegunungan Vesuvius pada 1880 dan menjadi lagu yang cukup populer di Italia. Anitya dan Suhartono hanya dua di antara sekitar 300 penonton yang menyaksikan pertunjukan itu. Boleh jadi, sebagian besar penonton itu tak mengerti bahasa Italia, tapi mereka tampak menikmati pertunjukan tersebut. Bahkan, tiga kali penonton meminta tambahan lagu hingga melibatkan artis Italia lainnya, penyanyi Sopran Antonella Cesari, yang bernyanyi secara spontan. Penonton yang hadir di Erasmus Huis malam itu juga disuguhi lagu-lagu cinta, yang beberapa di antaranya cenderung bertema sedih, seperti Fenesta Vascia, A Canzone Napule, Parlami d' Amore Mariu, dan Vierno. "Tema lagu yang kami bawakan malam ini kebanyakan memang bercerita tentang cinta," ujar penyanyi bariton Valerio Auferio seusai acara. Tema-tema lagu neapolitan memang bercerita tentang keseharian masyarakat Napoli, termasuk tradisi mereka, suasana lingkungan kota, dan drama yang terjadi di lingkungannya. Di beberapa dekade pada pergantian abad ke-20, banyak masyarakat Italia yang meninggalkan negara mereka untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Banyak di antara mereka yang pergi berlayar dengan membawa kenangan, tradisi, sekaligus cita rasa lagu-lagu dari daerah asal. Itu pula yang menyebabkan lagu neapolitan dengan melodi-melodinya yang manis cukup terkenal di Eropa dan Amerika, bahkan cukup ramah dengan telinga kita. Misalnya lagu O Sole Mio karangan komponis E. Di Capua, yang malam itu menjadi salah satu lagu encore (tambahan) yang dipersembahkan oleh Auferio dan Bellini. Konser yang digelar untuk memperingati hari kemerdekaan Italia yang jatuh pada 2 Juni malam itu memang cukup menghibur penonton Indonesia. Dan bagi Auferio, sang penyanyi bariton, lagu-lagu neapolitan yang dibawakan memiliki arti yang sangat personal. Ia selalu terkesan dengan negara-negara yang ia kunjungi bila melakukan konser, termasuk Indonesia. Namun, ia tak akan bisa melupakan tanah airnya. "Saya akan selalu kembali ke tempat asal saya," ujarnya. Seperti juga lirik yang ia nyanyikan pada A Canzone Napule (Sebuah Lagu dari Napoli). INDRA DARMAWAN
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


5 Tips Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets

1 jam lalu

Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets/Pexels-Antara
5 Tips Padu Padan Pakaian dengan Sepatu Kets

Ini beberapa tips fashion yang bisa dikombinasikan dengan sepatu kets yang membuat Anda terlihat berbeda.


Hati-hati, Asap Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru hingga 20 Kali Lipat

2 jam lalu

ILustrasi larangan merokok. REUTERS/Eric Gaillard
Hati-hati, Asap Rokok Tingkatkan Risiko Kanker Paru hingga 20 Kali Lipat

Hati-hati, asap rokok dapat meningkatkan 20 kali risiko utama kanker paru, baik pada perokok aktif maupun pasif. Simak saran pakar.


Bos Apple Tim Cook Kunjungi Apple Developer Academy Binus di Tangerang

3 jam lalu

CEO Apple, Tim Cook (kiri) melambaikan tangan setibanya di  Apple Developer Academy di Green Office Park, BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu 17 April 2024. Kunjungan tersebut dalam rangka rencana Apple membuat pengembangan (offset) tingkat komponen dalam negeri atau TKDN untuk produk-produk buatan Apple. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Bos Apple Tim Cook Kunjungi Apple Developer Academy Binus di Tangerang

CEO Apple Tim Cook kunjungi Apple Developer Academy Binus di BSD City, Tangerang. Sudah memiliki 1.500 lulusan.


Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Emil Audero, tapi Tak Ingin Memaksa

3 jam lalu

Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan penjaga gawang Inter Milan Emil Audero. Sumber Instagram @erickthohir.
Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Emil Audero, tapi Tak Ingin Memaksa

Erick Thohir memberi sinyal positif soal rencana naturalisasi penjaga gawang keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi.


ITB Gelar Bursa Kerja, Diikuti Perusahaan dari Dalam dan Luar Negeri

4 jam lalu

Kampus ITB Jatinangor. Dokumentasi: ITB.
ITB Gelar Bursa Kerja, Diikuti Perusahaan dari Dalam dan Luar Negeri

Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar bursa kerja selama dua hari 19-20 April 2024 di gedung Sasana Budaya Ganesha.


Ini Prediksi Setlist Konser TVXQ 20&2 di Jakarta, Siap-siap Nyanyi Bareng!

4 jam lalu

Grup idola K-pop TVXQ yang beranggotakan Yunho dan Changmin.  Foto: Instagram/@tvxq.official
Ini Prediksi Setlist Konser TVXQ 20&2 di Jakarta, Siap-siap Nyanyi Bareng!

Prediksi setlist konser TVXQ 20&2 di Jakarta, Sabtu, 20 April 2024 di ICE BSD.


Film Dokumenter Celine Dion akan Tayang di Prime Video

5 jam lalu

Celine Dion menghadiri Grammy Awards 2024 di Los Angeles, California, 4 Februari 2024. Foto: Instagram/@recordingacademy
Film Dokumenter Celine Dion akan Tayang di Prime Video

Film dokumenter I Am: Celine Dion akan tayang di Prime Video pada 25 Juni 2024


Jawab Protes Warga Soal Penutupan Jalan Serpong-Parung, BRIN Akan Sediakan Sentra UMKM di Jalan Lingkar

5 jam lalu

Ratusan warga Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan menutup akses menuju kantor BRIN, Kamis 18 April 2024. TEMPO/Muhammad Iqbal
Jawab Protes Warga Soal Penutupan Jalan Serpong-Parung, BRIN Akan Sediakan Sentra UMKM di Jalan Lingkar

Warga Bogor dan Tangsel memprotes rencana BRIN menutup jalan yang selama ini berada di kawasan lembaga riset itu.


Ingin Jadi Pusat Seni dan Budaya, Hong Kong Dirikan Museum Sastra

5 jam lalu

Wan Chai, Hong Kong. Unsplash.com/Letian Zhang
Ingin Jadi Pusat Seni dan Budaya, Hong Kong Dirikan Museum Sastra

Museum Sasta Hong Kong akan dibuka pada Juni


TKN Sebut Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi Saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres

5 jam lalu

Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Kamis, 30 November 2023. TKN Prabowo-Gibran meminta agar tidak ada lagi yang menuding pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres cacat hukum. TEMPO/M Taufan Rengganis
TKN Sebut Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi Saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres

Menurut Dasco, Prabowo juga berpesan kepada para pendukungnya untuk mempercayakan hasil putusan sengketa PHPU Pilpres 2024 ke hakim MK.