Film 3 Srikandi, Reza Rahadian Bertemu Bunga Citra Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reza Rahardian. TEMPO/Panca Syurkani

    Reza Rahardian. TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengerjaan dan informasi perihal film 3 Srikandi selama ini terbilang minim. Film yang diangkat dari kisah nyata tiga serangkai atlet panahan putri Indonesia, yakni Nurfitriyana Saiman, Lilies Handayani, dan Kusumawardhany, itu tercatat dalam tinta emas sejarah keolahragaan Indonesia, sebagai tiga serangkai peraih medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Soul, Korea Selatan, pada 1988.

    Ketiga srikandi itu diperankan oleh Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, dan Tara Basro. Mereka bertiga berlakon sebagai tiga serangkai atlet panahan putri Indonesia serta Reza Rahardian sebagai pelatih kepala tim panahan beregu putri Indonesia, Donald Pandiangan, menjadi bagian dari magnet penonton untuk menyaksikan film itu.

    Rumah produksi Multivision Plus Pictures merilis poster resmi film 3 Srikandi yang menggambarkan empat tokoh utamanya. Dalam poster film yang diproduseri Raam Punjabi dan disutradarai Iman Brotoseno, dan berangkat dari skenario pintar Swastika Nohara itu, diharapkan membuat awareness publik terhadap film yang akan beredar mulai 4 Agustus 2016 itu terjaga.

    Film tersebut dirilis berbarengan dengan momentum gelaran Olimpiade Rio de Janeiro 2016, yang bergulir mulai 5-21 Agustus. Menurut aktor yang beberapa kali meraih Piala Citra itu, Reza Rahardian, film 3 Srikandi memuat pesan yang sangat baik pagi penontonnya. Bukan semata tentang arti daya juang dan keteguhan. Tapi juga pengorbanan yang tidak ringan, serta bagaimana menyiasati semua persoalan dalam kehidupan dengan sepatutnya.

    "Melalui produksi ini, baru saya tahu 'oh, kita punya gemilang itu ternyata’,” ujar Reza yang kembali main satu film dengan BCL dalam siaran pers, Selasa, 14 Juni 2016.

    Bintang film My Stupid Boss itu mengatakan film tersebut menggambarkan bagaimana perjuangan tiga atlet Indonesia berbicara mengenai kekuatan perempuan dalam menunjukkan prestasi luar biasanya.

    ALIA


    Baca juga:

    Ssst…Inilah Elemen Rahasia Penentu Calon Juara Euro 2016
    Euro, Copa, Dominasi Eropa

     



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.